Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memastikan kick-off Liga 3 tidak akan jauh berbeda dengan kick-off Liga 1 2020 dan Liga 2 2020, yang akan restart pada bulan Oktober nanti. PSSI akan berkomunikasi dengan pemerintah daerah agar Liga 3 musim ini bisa terlaksana.
PSSI sebelumnya telah memastikan jika Liga 1, Liga 2, serta Liga 3 akan bergulir pada Oktober 2020. Namun memang belum diketahui tanggal pasti kick-off tiga strata kompetisi di Tanah Air itu.
"Kick-off Liga 3 tidak terlalu jauh dari Liga 1 dan 2. Kemarin sudah komunikasi dengan Asprov (Asosiasi Provinsi) melalui virtual meeting. Hampir seluruhnya, mungkin 90 persen yang ada setuju Liga 3 bergulir," kata Iriawan.
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu pun menjelaskan pentingnya berkomunikasi dengan pemerintah daerah untuk menjalankan Liga 3, terutama masalah penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19 yang masih menghantui Indonesia.
Seperti apa yang dilakukan oleh PSSI yang akan menggelar training camp (TC) untuk Timnas Indonesia U-16 di Bekasi pada 6-29 Juli 2020.
"Seperti TC Timnas Indonesia U-16 di Bekasi sudah ada ketentuannya. Kalau TC yang ikut sedikit, tapi kalau Liga 3 itu cukup banyak," ujar Iwan Bule.
"Kami akan berkomunikasi dengan pemerintah setempat untuk menggeliatkan situasi di berbagai daerah dan pemerintah daerah harus terlibat," jelas mantan Kapolda Metro Jaya itu.
Selain itu, Iriawan menjelaskan Asprov akan menerima subsidi layaknya Liga 1 dan 2 untuk menjalankan Liga 3, agar bisa memenuhi aturan yang berlaku di tengah pandemi.
Termasuk di dalamnya menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk Liga 3. Namun, untuk nominalnya tidak disebutkan oleh Iriawan.
Baca Juga: Regulasi Pemain U-20 di Liga 1 Rupanya Masih Tunggu Masukan Shin Tae-yong
"Kami akan lakukan itu (pemberian subsidi)," pungkas pria berusia 58 tahun itu.
Berita Terkait
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
-
Erick Thohir Ogah Sepak Bola Wanita Jadi Proyek Sesaat: IWL Harus Berumur Panjang
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi