Suara.com - PSSI masih terus mengupayakan agar training camp (TC) Timnas Indonesia bisa dilakukan di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Saat ini PSSI masih berkomunikasi dengan beberapa pihak, khususnya Kementerian Sekretariat Negara yang membawahi Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK-GBK).
Timnas Indonesia memang dihadapkan dengan sejumlah event di sisa tahun ini, baik timnas senior maupun U-19. Oleh karenaya, PSSI pun mencari venue yang benar-benar cocok untuk timnas menggelar TC.
Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan menyebut Stadion Madya sebagai venue yang cocok untuk TC ini. Selain stadionnya bagus, lokasinya juga dekat dengan tempat menginap yang akan digunakan para pemain.
Yang menjadi masalah, hingga detik ini PSSI belum mengantongi izin penggunaan Stadion Madya.
"Masih komunikasi, masih terus kami upayakan. Kami berharap dari pengelola Stadion Madya bisa dipakai untuk TC timnas, karena itu yang paling mumpuni dan paling dekat. Karena kami harus terus mengawasi mereka (para pemain timnas)," tutur Iriawan.
"Kalau di sana, tempat untuk akomodasi dekat juga, bisa di Hotel Sultan atau Fairmont. Stadionnya juga bagus," tambah mantan Kapolda Metro Jaya itu.
Tekait kapan TC akan digelar, PSSI belum bisa memberikan kepastian. Iriawan mengaku masih menunggu program dari manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Saat ini Shin Tae-yong masih berada di negara asalnya, Korea Selatan. PSSI pun berharap sang juru taktik bisa segera kembali ke Tanah Air untuk berdiskusi soal rencana TC ini.
"Belum bisa kumpulkan pemain karena harus nunggu Shin Tae-yong. Kemarin virtual meeting sama saya. Dia segera kembali dan akan berikan roadmap terakhir, serta akan kasih list pemain," jelas Iriawan.
Baca Juga: Regulasi Pemain U-20 di Liga 1 Rupanya Masih Tunggu Masukan Shin Tae-yong
"Kami minta Shin segera kembali bulan Juli. Mudah-mudahan awal atau pertengahan, tapi saya minta awal minggu. Dan beliau benar-benar ingin melatih timnas kita, ingin serius dan maksimal," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Setelah Ole Romeny, 2 Bintang Timnas Indonesia Ini Juga Terancam Degradasi
-
Jadi Pemain Terbaik Lawan Fiorentina, Jay Idzes Sukses Tularkan Kepercayaan Diri ke Skuad Sassuolo
-
Saddil Ramdani Akhirnya Dipanggil ke Timnas Indonesia, Intip Statistiknya
-
Perbedaan Ranking FIFA Timnas Indonesia Vs Oman yang Jadi Lawan di FIFA Matchday Juni
-
3 Bintang Persib Bandung Dapat Panggilan TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Semifinal Liga Champions: Enrique Sesumbar Sebut PSG Lebih Baik dari Bayern Munich
-
Bukan Snapdragon, Ini Alasan Mulia MU Ganti Sponsor Lawan Brentford
-
MU Bungkam Brentford dan Jauhi Kejaran Rival, Carrick: Tak Perlu Dirayakan
-
Dikepung Lawan Berat, Milomir Seslija Ogah Grusa-grusu Bawa Persis Solo Hindari Degradasi
-
Setelah Ole Romeny, 2 Bintang Timnas Indonesia Ini Juga Terancam Degradasi
-
Michael Olise Dibidik Liverpool dan Real Madrid, Bayern Munich Beri Tanggapan
-
Marc Klok Bicara Kondisi dan Mental Persib Bandung usai Dua Kali Imbang
-
Demi Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Rela Korbankan Real Madrid?
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Bojan Hodak Pastikan Mental Persib Bandung Tetap Kuat Meski Poin Disamai Borneo FC