Suara.com - Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengatakan timnya memang tidak layak mendapatkan tiga poin setelah skuatnya ditahan imbang oleh Southampton 2-2 di pekan ke-35 Liga Inggris
Pada laga di Old Trafford, MU sudah unggul 2-1 berkat gol-gol dari Marcus Rashford dan Anthony Martial setelah membalikkan keunggulan dini Southampton berkat gol pembuka Stuart Armstrong.
Namun, gol Michael Obafemi satu menit menjelang peluit wasit berbunyi membuat Southampton memaksa skor menjadi 2-2 dan membatalkan kemenangan tuan rumah, Selasa (14/7/2020) dini hari tadi.
Alih-alih naik ke peringkat ketiga klasemen, MU malah tetap menghuni peringkat kelima dan menghadapi lawan yang bertarung gagah berani saat berusaha lolos ke Liga Champions dengan finis empat besar.
"Anda mengira Anda sudah mengantongi tiga poin tetapi kami mungkin kami hari ini tidak pantas mendapatkan tiga poin," kata pelatih asal Norwegia itu seperti dikutip Antara dari Reuters.
"Southampton adalah tim yang bagus, mereka berlari dan berlari dan mengejar. Kami hari ini tak pernah berada dalam ritme kami. Kami sudah memperagakan permainan yang fantastis. Dua gol yang kami ciptakan amat sangat bagus."
"Adalah saat terburuk ketika kebobolan gol tetapi itu terjadi dalam sepakbola. Kami sudah memenangkan banyak pertandingan di jalan itu. Ini semua bagian dari memahami tim ini," sambung dia.
MU memainkan tim starter sama dengan lima pertandingan terakhir berturut-turut, yang merupakan pertama kalinya mereka lakukan sejak 1993, tetapi Solskjaer tidak merasakan timnya menderita karena kelelahan.
"Saya tak menganggap kelelahan menjadi masalah. Ini cuma salah satu hari yang tidak kami ambil peluang kami dan mereka memanfaatkan peluang mereka."
Baca Juga: Man United vs Southampton Imbang, Berikut Klasemen Liga Inggris Pekan ke-35
"David de Gea melakukan penyelamatan yang sungguh bagus tetapi di luar itu kami mendapatkan peluang besar tetapi Anda tak akan mau menyerahkan tiga poin dan Southampton adalah tim yang sangat bagus," sambung Solksjaer.
Bos The Saints Ralph Hasenhuettl senang terhadap pendekatan pertandingan yang diadopsi anak buahnya.
"Kami meningkatkan pertandingan kami dalam menguasai bola dengan sangat baik dalam beberapa pekan terakhir. Kami menjadi lebih berani. Kami semakin mau mengambil risiko. Jika Anda mau mengambil risikos segalanya bisa terjadi," kata dia.
"Kami ingin jadi berani, kami nothing to lose dan kami bisa bermain bebas. Anda bisa merasakan anak-anak sungguh menikmati permainan untuk saat ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ibrahima Konate Resmi Tinggalkan Liverpool, Sedih Tak Sempat Berpamitan dengan Suporter
-
Dihadiri 1,5 Juta Orang, Parade Juara Arsenal Pecahkan Rekor Liga Inggris
-
Bedah Statistik: Ini Alasan Andoni Iraola Cocok Gantikan Arne Slot di Liverpool!
-
Parade Juara Liga Inggris, Ini Sindiran Pedas Noni Madueke untuk Chelsea
-
Parade Juara Arsenal Berujung Rusuh: 16 Ditangkap dan Satu Orang Ditikam
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Misteri Hattrick Piala Dunia: Mengapa Paling Banyak Terjadi di Hari Minggu?
-
Rekor Debutan Termuda Piala Dunia: Pele hingga Etoo, Siapa yang Paling Muda dalam Sejarah
-
8 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Dicoret John Herdman di FIFA Matchday Juni
-
Cristiano Ronaldo Jadi Beban? Pundit Sebut Portugal Lebih Berbahaya Tanpa CR7
-
Kisah Langka di Piala Dunia 2026! Dua Saudara Kandung Jadi Andalan Prancis Kejar Gelar Juara
-
Skuad Resmi Meksiko untuk Piala Dunia 2026, Guillermo Ochoa Cetak Rekor Bersejarah
-
Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Haramkan Cara Cerdik Arsenal Cetak Gol
-
Bedah Statistik: Ini Alasan Andoni Iraola Cocok Gantikan Arne Slot di Liverpool!
-
Timnas Inggris Target Juara Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Kantongi Formula Redam Cuaca Ekstrem
-
Liverpool Bidik Andoni Iraola Demi Mengembalikan Karakter Permainan Agresif di Anfield