Suara.com - Bek andalan sekaligus kapten Manchester United, Harry Maguire mengungkapkan kekecewaan mendalam setelah timnya kehilangan dua poin penting pada laga pekan ke-35 Liga Inggris 2019/2020.
Bermain kandang di Old Trafford menghadapi tim papan tengah Southampton, Selasa (14/7/2020) dini hari WIB, kemenangan Manchester United yang sudah di depan mata harus musnah ketika Michael Obafemi menyamakan skor 2-2 pada menit 90+6!
Sebelumnya Manchester United ketinggalan terlebih dahulu setelah Stuart Armstrong mencetak gol untuk Soton pada menit ke-12.
Akan tetapi, Manchester United berbalik unggul hanya dalam kurun waktu tiga menit pasca Marcus Rashford dan Anthony Martial masuk scoresheet, masing-masing pada menit ke-20 dan 23.
Gagal mengamankan tiga poin penuh, Manchester United pun gagal mengkapitalisasi kekalahan Chelsea dan Leicester City di matchweek 35 untuk melompat dari peringkat kelima ke posisi ketiga.
Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer masih tertahan di urutan kelima meski memiliki poin sama dengan Leicester yang berada di peringkat keempat.
Manchester United pun masih terpaut satu poin dari Chelsea yang menghuni posisi ketiga.
"Mengecewakan sekali. Kami sudah berada pada posisi bagus untuk memenangkan pertandingan, tetapi kemudian membiarkan diri diserang karena kami sendiri tidak sangat bagus menguasai bola," kata Maguire seperti dilansir BBC Sport.
"Ketika Anda berkurang menjadi 10 orang (Brandon Williams harus meninggalkan lapangan di injury time saat kuota pergantian sudah habis), hal yang Anda bisa lakukan adalah bertahan mengulur permainan, memahami kondisi ini dan membuang bola. Tapi kami tak melakukan hal itu," sesalnya.
Baca Juga: Ditahan Imbang Southampton, Solskjaer Akui MU Tak Pantas Menang
"Kami harus bermain lebih baik seandainya kami ingin mencapai tempat yang kami inginkan," lanjut bek berusia 27 tahun itu.
"Kami sejatinya memiliki sejumlah peluang untuk menuntaskan pertandingan ini. Babak kedua kami lebih baik dalam menguasai bola, namun mengecewakan di penyelesaian akhir," kilah Maguire.
Maguire pun menyesalkan oleh sikap berpuas diri rekan-rekan satu timnya.
"Kami sudah tahu ini pertandingan berat. Kami mengira bahwa kami sudah melakukan hal yang cukup untuk memenangkan pertandingan ini, tapi sebenarnya tidak."
"Sekarang, pertandingan-pertandingan besar antara kini sampai akhir musim nanti sangatlah penting. Semoga kami bisa sampai ke tempat yang ingin kami capai," tutup mantan pemain Leicester itu.
Yang mengejutkan, meski tengah on fire dan main di kandang sendiri, Manchester United sendiri sejatinya kalah dalam berbagai aspek dari Southampton.
Manchester United kalah dari aspek jumlah percobaan tembakan (8 berbanding), tembakan ke arah gawang (4 berbanding 5), akurasi passing (80 persen berbanding 81 persen), hingga penguasaan bola (48 persen berbanding 52 persen).
Berita Terkait
-
Ibrahima Konate Resmi Tinggalkan Liverpool, Sedih Tak Sempat Berpamitan dengan Suporter
-
Dihadiri 1,5 Juta Orang, Parade Juara Arsenal Pecahkan Rekor Liga Inggris
-
Inter Milan Cari Bek Baru, Harry Maguire Masuk Kandidat Bersaing dengan Rekan Jay Idzes
-
Parade Juara Liga Inggris, Ini Sindiran Pedas Noni Madueke untuk Chelsea
-
Parade Juara Arsenal Berujung Rusuh: 16 Ditangkap dan Satu Orang Ditikam
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia, Ini Alasan Mees Hilgers Datang ke Jakarta Jelang FIFA Matchday
-
Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni: Mathew Baker Naik Kelas, Marselino Comeback
-
Jam Berapa Kick Off Timnas Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19 2026 Malam Ini?
-
22 Pemain Dicoret John Herdman Termasuk Marc Klok, Eliano Reijnders hingga Jordi Amat
-
Ibrahima Konate Resmi Tinggalkan Liverpool, Sedih Tak Sempat Berpamitan dengan Suporter
-
Mathew Baker Promosi ke Timnas Indonesia Senior, Berpotensi Absen di Fase Grup Piala AFF U-19
-
Tinggalkan AC Milan, Statistik Rafael Leao Bersama Rossoneri Bikin Geleng-geleng
-
Declan Rice: Ini Seperti Lotre
-
Rafael Benitez Tertarik Latih Timnas Italia, Sudah Pelajari Bahasanya
-
Rafael Leao Umumkan Tinggalkan AC Milan, Ingin Cari Tantangan Baru