Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, mengatakan tim asuhannya saat ini masih dalam tahap adaptasi dan belum bisa berlatih secara normal.
Sebagaimana diketahui, Timnas U-16 tengah menggelar training camp (TC) atau pemusatan latihan di Bekasi sejak 6 Juli. Rencananya, pemusatan latihan tersebut akan digelar hingga 29 Juli 2020.
Pada pekan pertama TC, skuat Garuda Asia --julukan Timnas U-16-- hanya fokus adaptasi. Sebelumnya, Bima berencana menggelar latihan dengan intensitas normal mulai hari ini, Rabu (15/7/2020).
Namun, ekspektasi Bima meleset. Kondisi fisik para penggawa Timnas U-16 dinilai belum mencapai level yang diinginkan.
Sebab, Timnas Indonesia U-16 sudah lama tidak TC bersama-sama di lapangan. Adanya wabah corona, membuat Marcelino Ferdinand dan kawan-kawan hanya bisa berlatih secara mandiri di rumah masing-masing.
"Kami masih melakukan adaptasi latihan sampai saat ini. Maka dari itu kami belum bisa gelar latihan secara normal," kata Bima Sakti saat dihubungi awak media via telepon, Rabu (15/7/2020).
"Sebenarnya adaptasi mereka (pemain) berjalan dengan baik dan bisa menjalankan apa yang kita berikan dengan benar. Tapi karena tidak berlatih bersama selama tiga setengah bulan yang membuat kami harus mengembalikan feel bermain pemain," tambahnya.
Sebagai informasi, pemusatan latihan Timnas U-16 digelar sebagai persiapan menghadapi Piala Asia U-16 2020 di Bahrain pada 25 November-12 Desember mendatang.
Timnas Indonesia U-16 tergabung di Grup D, bersama Jepang, Arab Saudi, dan China.
Baca Juga: Bima Sakti: Timnas U-16 Ingin Hadapi Korut, Korsel dan Yordania
Berita Terkait
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Belanja Pakai BRImo di Bazaar Pesona Merdeka, Pengunjung Bisa Bawa Pulang Hadiah!
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi