Suara.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Akhmad Hadian Lukita, menerangkan yang akan melakukan komunikasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 adalah PSSI.
Nantinya, PSSI yang akan meminta restu kepada Gugus Tugas terkait kelanjutan kompetisi Liga 1 musim ini.
Sebagaimana diketahui, Gugus Tugas belum memberikan rekomendasi kepada PSSI atau PT LIB untuk menggelar Liga 1 di tengah wabah corona. Rencananya, Liga 1 berlangsung pada 1 Oktober 2020 hingga 29 Februari 2021.
Jika sudah melakukan komunikasi, PT LIB hanya tinggal menunggu arahan dari PSSI mengenai pertemuan dengan Gugus Tugas.
"PSSI nanti yang akan berkomunikasi dengan Gugus Tugas. PSSI akan menjadi acuan kita untuk masalah COVID-19 tersebut," kata Akhmad Hadian saat dihubungi Suara.com, Jumat (17/7/2020).
Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas, Doni Monardo, menyebut olahraga sepakbola menjadi salah satu yang paling berisiko untuk digelar. Sebab, ada kontak fisik yang memungkinkan wabah corona menyebar.
Ada aturan ketat dari Gugus Tugas jika PSSI dan PT LIB tetap ingin menggelar kompetisi. Terkait hal ini, PSSI juga telah berjanji akan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.
PT LIB juga telah memberitahukan beberapa aturan main saat Liga 1 berjalan lagi. Diantaranya tanpa penonton dan pertandingan berpusat di Pulau Jawa.
Untuk detail regulasi kemungkinan akan dibahas saat PT LIB menggelar pertemuan dengan 18 tim Liga 1 2020 secara virtual, Jumat (17/7/2020).
Baca Juga: Dukung Keputusan PSSI, Lee Yoo-joon Setuju Liga 1 2020 Tanpa Penonton
"Semua hal bakal kami bahas di dalam pertemuan itu," pungkas Akhmad Hadian.
Berita Terkait
-
Gelombang Pemakzulan Makin Kencang, PSSI: Kami Bersama Gianni Infantino!
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Harga Mati! Presiden Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026
-
Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks
-
5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam
-
Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya
-
Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki