Suara.com - Konami memberikan pengumuman penting mengenai game sepak bola andalannya, Pro Evolution Soccer (PES). Tidak seperti biasa, PES 2021 akan dirilis dengan format berbeda.
Setiap tahunnya Konami selalu meluncurkan versi terbaru dari game sepak bola mereka, PES. Berbeda dengan versi tahun ini, PES 2021 bukan game baru.
Yang nantinya, PES 2021 hadir sebagai season update berbayar dari PES 2020. Game sepak bola yang sama, tetapi dengan pembaruan konten di dalamnya.
Sehingga player tidak perlu mahal-mahal beli game baru untuk PES 2021. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, yang menjadi game tersendiri.
Dengan keputusan ini pula, game baru tersebut masih mengusung visual grafis dan mekanis yang sama. Hanya konten-konten di dalamnya yang lebih baru.
Konami sendiri telah mengumumkan hal ini melalui situs resminya. Juga telah resmi meluncurkan video trailer terbaru untuk PES 2021.
Kita bisa melihat dalam trailer ini, tampilan PES 2021 secara visual masih sama dengan PES 2020. Namun, banyak update konten baru dihadirkan ke game sepak bola ini.
Keputusan ini diambil Konami karena mereka membutuhkan waktu lebih dalam menyiapkan game berikutnya di konsol game next-gen.
Sperti diberitakan sebelumnya, PES baru mendatang akan menggunakan Unreal Engine. Bukan Fox Engine yang selama ini mereka gunakan.
Baca Juga: Pesan Bima Sakti pada Krisna Sulistia, Pemain Termuda di TC Timnas U-16
Pengantian game engine ini memaksa Konami untuk kerja ekstra. Juga membutuhkan waktu lebih panjang dalam menggarap game baru berikutnya.
Tentu saja hasilnya PES baru mendatang akan memiliki grafis yang lebih baik. Tak hanya dari visual, tetapi juga dari gerakan yang lebih realistis.
Sambil menunggu game sepak bola baru ini tiba, kamu yang memiliki PES 2020 bisa update dulu menjadi PES 2021. Yang harganya tidaklah mahal.
Untuk update game PC eFootball PES 2021, kamu bisa mendapatkannya di Steam dengan harga Rp 240 ribu saja. Dan mulai tersedia pada 16 September 2020.
Meski cuma update musim, tentu saja Konami menyediakan beragam paket penjualan PES 2021. Dari edisi Barcelona, Juventus, Manchester United, dan Bayer Munchen.
(Hitekno/Agung Pratnyawan)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Menerka Taktik Michael Carrick untuk Jinakkan Arsenal, Bakal Sama Seperti Tekuk Man City?
-
5 Fakta Kekalahan Menyakitkan Liverpool dari Bournemouth: Rekor Buruk The Reds Sejak 2021
-
Pemilu Barcelona Maret 2026 Memanas, Hansi Flick Pasang Badan untuk Joan Laporta
-
Bojan Ungkap Alasan Persib Tak Rekrut Banyak Pemain Baru, Layvin Kurzawa Batal Gabung?
-
Jadwal TV dan Cara Nonton Link Streaming Persib Bandung vs PSBS Biak Malam Ini Pukul 19:00 WIB
-
Skandal Presiden FIFA, Diprotes Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan Malah Hina Suporter Inggris
-
Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp3,6Miliar, Infantino: Di Resale Bisa Lebih Mahal
-
Keras! Wakil Presiden DFB Sebut Boikot Piala Dunia 2026 Bisa Terjadi, Trump dan Infantino Bungkam
-
Bojan Hodak Pastikan Pemain Rp5,65 Miliar Absen Lawan PSBS Biak, Apa Penyebabnya?
-
Diego Simeone Ngamuk Saat Disinggung Rumor Julian Alvarez Merapat ke Arsenal