Suara.com - Manajer Chelsea, Frank Lampard mengaku ia akan memimpin para pemainnya memasuki Stadion Wembley dengan penuh kebanggaan, saat menghadapi Manchester United (MU) pada laga semifinal Piala FA di London, Senin (20/7/2020) dini hari WIB.
Lampard punya ikatan tersendiri dengan kompetisi sepakbola nasional tertua di dunia itu.
Sang ayah, Frank Lampard S. dua kali juara Piala FA bersama West Ham United pada edisi 1975 dan 1980.
Sementara sang paman, Harry Redknapp yang juga manajer kenamaan di Inggris, pernah membawa Portsmouth jadi kampiun pada 2008.
Frank Lampard sendiri pernah empat kali juara Piala FA ketika masih memperkuat Chelsea sebagai pemain.
"Saya cukup beruntung memenanginya sebagai pemain," kata Lampard jelang laga Manchester United vs Chelsea, seperti dilansir Tribal Football.
"Saya tumbuh dan mengetahui ayah saya juara pada 1975 dan 1980, jadi jelas ada ikatan dengan Piala FA. Itu tidak akan pernah berubah," ujarnya menambahkan.
Kendati demikian, kali ini berstatus sebagai juru taktik, Lampard punya motivasi lain.
"Sekarang sebagai manajer saya ingin memenangi setiap kompetisi yang diikuti. Saya akan memimpin tim ini memasuki Wembley dengan penuh kebanggaan, kendati hanya untuk semifinal," celoteh pelatih berusia 42 tahun itu.
Baca Juga: Arsenal Pecundangi Manchester City, Arteta Berharap Aubameyang Bertahan
"Ini akan menjadi laga besar melawan Manchester United. Sebuah big match, dan saya bakal menjalaninya dengan penuh kebanggaan," ujar Lampard.
Di sisi lain, Lampard juga didorong motivasi untuk menjawab berbagai kritikan yang dilontarkan ke arah timnya sepanjang musim ini.
Jawaban yang terbaik adalah tentu saja memenangi Piala FA untuk Chelsea.
"Ini tahun yang sulit ketika banyak orang mempertanyakan kemampuan tim ini bersaing," ucap Lampard.
"Namun di Piala FA, kami berada di level dengan penampilan hebat dan melewati tim lain yang tak kalah bagus. Dan di ujungnya tentu kami ingin menang, kami ingin juara. Kami tahu betapa besarnya semua ini untuk klub dan skuat ini," pungkas eks gelandang andalan Chelsea itu.
Berita Terkait
-
Statistik Gak Bohong: Manchester United Wajib Pikir Dua Kali Sebelum Permanenkan Carrick
-
Chelsea Diprediksi Kesulitan Lawan Manchester City di Final Piala FA
-
Transfer Ederson ke Manchester United Terancam Gagal Jika Arsenal Berani Bayar Mahal
-
MU Berburu The Next Bruno Fernandes, Maxi Araujo Jadi Target Utama
-
Krisis Lini Tengah Manchester United, Ederson Menjadi Solusi Murah Usai Atletico Tikung Joao Gomes
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia