Suara.com - Para pemain Barcelona dikabarkan menginginkan mantan penyerang Blaugrana, Patrick Kluivert untuk menggantikan Quique Setien sebagai pelatih kepala. Demikian klaim dari media terkemuka Spanyol, Mundo Deportivo, Minggu (19/7/2020).
Quique Setien saat ini berada di bawah tekanan besar setelah Barcelona dipastikan gagal mempertahankan gelar Liga Spanyol musim ini, terlebih setelah menelan kekalahan memalukan 1-2 di Camp Nou dari Osasuna pada Jumat (17/7/2020) dini hari WIB lalu.
Setien sendiri merupakan pelatih kedua Barcelona di kampanye 2019/2020 ini setelah sebelumnya Ernesto Valverde dipecat pada pertengahan musim.
Kluivert, yang mencetak 122 gol dalam 256 pertandingan untuk Barcelona sebagai pemain, saat ini menjabat sebagai pelatih sekaligus director tim akademi Barca yang termahsyur, La Masia.
Setelah mantan striker Timnas Belanda itu gantung sepatu, Kluivert menjadi asisten pelatih di klub Negeri Kincir Angin, AZ Alkmaar dan NEC Nijmegen.
Kluivert kemudian pindah untuk menjadi pelatih kepala tim cadangan FC Twente dan memenangkan trofi liga tim cadangan mereka.
Kluivert lantas menjadi asisten pelatih Louis van Gaal di Timnas Belanda dan membantu De Oranje menjadi juara ketiga Piala Dunia 2014 Brasil.
Eks penyerang Ajax dan AC Milan itu kemudian mengambil posisi pelatih Timnas Kepulauan Curacao sebelum menjadi pelatih Ajax U-19, di mana Patrick melatih sang putra, Justin Kluivert.
Mantan asisten pelatih Timnas Kamerun tersebut kemudian ditunjuk sebagai direktur sepakbola klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain dan hengkang dari Paris tak lama sebelum Neymar Jr bergabung dari Barcelona dengan nilai transfer 200 juta pounds pada 2017.
Baca Juga: Pelatih AC Milan Bantah Ibrahimovic Marah karena Diganti
Kluivert kemudian menjadi pelatih tim akademi Barcelona sejak Juli 2019, dan para pemain tim senior Barca disebut sangat menghormati dan menghargainya.
Seperti dilansir Mundo Deportivo, skuat Blaugrana menilai Kluivert memahami betul model klub serta percaya ia bisa memberi tim apa yang telah diminta oleh megabintang tim, Lionel Messi yakni intensitas dan karakter.
Masih menurut Mundo Deportivo, para pemain tidak menyukai Setien lantaran memberikan atmosfer yang tidak kondusif serta tidak ideal di ruang ganti Barcelona.
Berita Terkait
-
Barcelona Dihajar 4-0 Atletico Madrid, Frenkie de Jong: Kalau Bukan AI, Ini Skandal!
-
Kolaborasi dengan FC Barcelona, BRI Luncurkan Kartu Debit Edisi Khusus
-
Atletico Madrid Hancurkan Barcelona 4-0! Diego Simeone Ejek Lamine Yamal
-
Dihajar 4 Gol di Babak Pertama, Hansi Flick Jabarkan Masalah Barcelona saat Hadapi Atletico
-
Pemandangan Langka, Atletico Madrid Hajar Barcelona Tanpa Ampun 4-0
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia