Suara.com - Manajer Chelsea, Frank Lampard, terkesima dengan karakter dan kepribadian pemainnya ketika mereka ke final Piala FA berkat kemenangan 3-1 atas Manchester United, Senin (20/7/202) dini WIB.
Tim besutan Lampard ini memang mendapatkan berkat dari dua kesalahan yang dilakukan kiper United David De Gea, tetapi Chelsea memang layak menang karena mendominasi laga semifinal itu sejak awal sampai akhir.
Olivier Giroud menciptakan gol pertama untuk digandakan Mason Mount sebelum Harry Maguire menciptakan gol bunuh diri. Bruno Fernandes menciptakan satu gol dari tendangan penalti untuk MU.
"Saya tak bisa lagi meminta lebih dari pemain-pemain saya. Etos kerja dan level permainan. Kami berada di puncak dan ketika mereka mengubah sistem kami malah semakin bagus," kata Lampard kepada BBC seperti dikutip AFP, Senin.
Lampard mengaku sempat mengkhawatirkan timnya akan tampil buruk sewaktu menghadapi Sheffield United, tetapi ternyata sama sekali tidak.
"Melakukan hal seperti itu melawan Manchester United, saya senang dan bangga sekali," kata Lampard seperti dimuat Antara.
"Banyak hal yang harus dikerjakan dalam dua hari terakhir untuk mengubah sistem, dan Anda hanya akan sebagus ketika pemain-pemain Anda berada dalam situasi itu. Mereka pantas mendapat pujian besar."
"Mereka semestinya mendapatkan kepercayaan diri dari penampilan itu. Kami punya pemimpin, Anda tak bisa membanding-bandingkan zaman tetapi kami punya pemimpin dalam tim ini. Ini penampilan yang penuh karakter dan kepribadian," sambung Lampard.
Kemenangan Chelsea membuat Lampard selangkah merengkuh gelar pertamanya dalam musim pertamanya menangani mantan klubnya ini, di mana dia sendiri sudah menyandang status legenda sewaktu menjadi pemain.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Usai Duel Manchester United vs Chelsea di Piala FA
Sebelum final Piala FA Cup melawan Arsenal yang sama-sama dari London pada 1 Agustus, Chelsea harus terlebih dahulu fokus meloloskan diri ke Liga Champions dengan finis empat besar Liga Premier.
Mereka menduduki urutan ketiga yang terpaut satu poin di atas Leicester dan United, serta menyisakan laga melawan Liverpool dan Wolves.
"Kami menghadapi final di depan mata. Dua di liga dan kemudian Arsenal," kata Lampard.
"Kami ingin menjuarai sesuatu dan pada awal musim ini kami ingin di atas sana bersaing untuk empat besar...kami ingin empat besar, kami ingin trofi dan kami sedang di ujung perjalanan, jadi kita lihat saja nanti," pungkas Lampard.
Berita Terkait
-
Liam Rosenior Bongkar Jurus Chelsea Benamkan Napoli di Stadion Diego Maradona
-
Cole Palmer ke Manchester United Gantikan Bruno Fernandes?
-
Carrick Bawa DNA Sir Alex Kembali Saat Manchester United Bungkam Arsenal dan Manchester City
-
Manchester United Serius Kejar Kader Meite dari Rennes, Saling Sikut dengan Al Hilal
-
Akhiri Kontrak Lebih Cepat, Raheem Sterling Berpisah dengan Chelsea
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Siapa Roman Paparyga? Mantan Striker Meteor yang Didatangkan Persis Solo
-
Cerita Pemain Keturunan Maluku yang Dijuluki The Next Frenkie de Jong, Latihan Sekolah Latihan
-
Apa Kabar Julian Oerip, Masih Ada Kans Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia?
-
Bawa Lille ke Playoff Liga Europa, Bruno Genesio Bangga dengan Calvin Verdonk
-
Juwensley Onstein Pamer Berada di Nou Camp Barcelona, Benarkah Ia Keturunan Indonesia?
-
Rapor Dean James di Laga Liga Europa, Gagal Bawa Go Ahead Eagles Lolos Playoff
-
Nyaris Malu, Lille Lolos ke Playoff Liga Europa, Calvin Verdonk Cetak Sejarah
-
Menang Dramatis Atas Kirgiztan, Hector Souto Pilih Kalem Soal Perempat Final
-
Hasil Liga Europa: Peforma Ciamik Calvin Verdonk Bawa Lille ke Playoff
-
Berapa Uang yang Keluar dari Ajax Amsterdam untuk Rekrut Maarten Paes?