Suara.com - Bek sentral Persija Jakarta, Ryuji Utomo percaya bahwa kerja kerasnya selama ini yang membuatnya bisa ikut serta dalam training camp (TC) alias pemusatan latihan Timnas Senior Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Ryuji menjadi salah satu dari 29 pemain yang dipanggil manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong untuk mengikuti TC.
Pemusatan latihan akan dihelat di Jakarta pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2020.
Momentum ini tentu terasa spesial bagi Ryuji. Sebab, terakhir kali pemain berusia 25 tahun itu memperkuat skuat Garuda adalah pada ajang SEA Games 2017 silam.
Ryuji percaya kerja kerasnya selama ini yang membuatnya bisa kembali ke Timnas Indonesia. Eks pemain Arema FC itu pun mengaku akan bekerja keras agar bisa menembus tim inti skuat Garuda.
"Alhamdulillah, pastinya selalu senang dan semangat setiap diberi kesempatan untuk membela Garuda," kata Ryuji Utomo dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Rabu (22/7/2020).
"Ini berkat kerja keras saya selama ini, namun ini juga menandakan bahwa saya harus tetap bekerja super keras sebagai bentuk syukur serta harus selalu berusaha memberikan prestasi terbaik untuk Indonesia," celoteh mantan pemain klub Thailand, PTT Rayong itu.
"Saya selalu percaya bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Inilah salah satu buktinya, dan saya berambisi membalas kepercayaan dengan memberikan kemampuan terbaik," tukas Ryuji.
Ryuji menjadi satu dari tiga penggawa Persija Jakarta yang dipanggil untuk mengikuti TC Timnas Senior Indonesia ini. Dua pemain lainnya yang dipanggil adalah Evan Dimas dan Osvaldo Haay.
Baca Juga: 2 Pemain Bhayangkara FC Ikut TC Timnas Indonesia, Ini Harapan Manajer Klub
Sebagai informasi, Timnas Indonesia sedang disiapkan untuk tiga pertandingan sisa di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, yaitu melawan Thailand pada 8 Oktober 2020, Uni Emirat Arab (13/10/2020), serta Vietnam (12/11/2020).
Selain itu, timnas senior juga akan menghadapi Piala AFF 2020 pada bulan November hingga Desember mendatang.
Berita Terkait
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan
-
Calon Bek Timnas Indonesia Kirim Sindiran ke Manchester United
-
Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Rekor 2-2-3 Jadi Alarm, Garuda Muda Wajib Waspada
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia U-17: Prediksi Line Up dan Taktik Garuda
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah