Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, merespons positif rencana bantuan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 untuk melakukan swab test untuk pertandingan-pertandingan Liga 1 2020 yang akan mulai berlangsung pada 1 Oktober mendatang.
Beberapa waktu lalu, Mochamad Iriawan, melakukan kunjungan ke Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menemui ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo. Kedatangan Ketum PSSI saat itu adalah untuk membahas kelanjutan kompetisi Liga 1 dan 2 yang akan digelar awal Oktober 2020 mendatang.
Pada kesempatan itu, Satgas COVID-19 memberikan lampu hijau digelarnya kembali kompetisi, dengan catatan penerapkan protokol kesehatan yang ketat. Salah satunya adalah dengan melakukan swab test sebelum kompetisi dimulai.
Satgas COVID-19 disebutkan Iriawan juga bersedia membantu pelaksanaan swab test. Meski belum diketahui detail bantuan swab test yang dimaksud oleh Satgas COVID-19.
"Beliau (Doni Monardo) merespon dengan baik dan akan memberikan swab test di setiap pertandingan-pertandingan Liga 1. Saya berterima kasih karena telah mendukung kami, karena tidak hanya memberikan approval kepada kami, tetapi juga memberikan bantuan untuk klub-klub yang ada di Liga 1," kata Iriawan saat ditemui di kawasan Jakarta Barat, Senin (27/7/2020).
"Untuk masalah biaya sendiri, sebenarnya PSSI sudah siapkan hal tersebut. Nantinya mereka (Satgas COVID-19) juga membantu PSSI untuk menyiapkan swab test ketika Liga 1 kembali digulirkan," tambahnya.
Lebih lanjut, lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu menambahkan jika Satgas COVID-19 menekankan pertandingan harus digelar di stadion kosong alias tanpa penonton.
"Satu pesan yang penting dari mereka adalah pertandingan harus tanpa penonton. Jadi untuk para suporter harus betul-betul menyepakati untuk tidak datang ke stadion. Cukup menonton di live streaming atau di TV saja," pungkas mantan Kapolda Metro Jaya itu.
Baca Juga: Ketum PSSI Beberkan Alasan Shin Tae-yong Tunda Latihan Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition
-
Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota
-
Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025
-
Universitas Brawijaya Gandeng CNGR dan Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri