Suara.com - Inter Milan mengamankan tiket perempat final Liga Europa setelah menundukkan Getafe dengan skor 2-0 dalam pertandingan 16 besar yang dimainkan di Veltins Arena, Gelsenkirchen, Kamis (6/8/2020) dini hari WIB.
Laga Inter kontra Getafe hanya dimainkan satu pertandingan, karena laga ini sebenarnya dijadwalkan berlangsung pada Maret, namun ditangguhkan karena pandemi COVID-19, demikian catatan laman resmi UEFA.
Nerazzurri membuka keunggulan gol Romelu Lukaku (33'), sebelum gol Christian Eriksen (83') praktis mengamankan laju mereka ke delapan besar.
Jalannya pertandingan
Kedua tim tampil ngotot sejak awal. Getafe berupaya mencuri gol cepat. Damian Suarez mengirimkan umpan silang untuk ditanduk Nemanja Maksimovic, yang masih dapat ditepis kiper Samir Handanovic.
Peluang berikutnya masih menjadi milik tim Spanyol. Kali ini dari sepakan voli Marc Cucurela yang masih melebar. Maksimovic kemudian kembali mendapat peluang, tetapi sepakannya juga melebar.
Inter perlahan-lahan keluar dari tekanan dan mulai lebih banyak menguasai bola. Namun Getafe masih mencuri peluang dari tembakan Jaime Mata yang terdefleksi.
Peluang bagus akhirnya menjadi milik Inter saat Lautaro Martinez menggiring bola, dan melepaskan tembakan yang masih dapat ditepis kiper David Soria. Martinez kembali mencoba peruntungannya, kali ini dengan tembakan jarak jauh yang lagi-lagi masih dapat ditahan kiper lawan.
Gol pemecah kebuntuan akhirnya dapat diukir Inter. Bek kiri Alessandro Bastoni mengirim umpan panjang dari areanya sendiri, bola tertuju ke Lukaku yang mampu memenangi duel dengan Xabier Etxeita untuk berikutnya menyelesaikan peluang dengan sepakan keras kaki kiri. Keunggulan Inter pun bertahan sampai turun minum.
Baca Juga: Kesampingkan MU, Kapten Legendaris Jagokan Inter Milan Kampiun Liga Europa
Seolah belum puas dengan keunggulan satu gol Inter kembali tampil menekan sejak awal babak kedua. Sejumlah peluang dari Diego Godin dan pergerakan Young kembali merepotkan tim Spanyol.
Getafe bukan tanpa peluang. Umpan silang matang dikirimkan oleh Allan Nyom, bola lantas ditanduk Jaime Mata namun kiper Handanovic sigap menepisnya sehingga hanya menghasilkan tendangan sudut.
Tim Spanyol itu kemudian memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan saat wasit Anthony Taylor menilai tangan Godin mengenai bola di kotak terlarang. Tinjauan VAR mengonfirmasi keputusan sang pengadil untuk memberikan hadiah penalti kepada Getafe pada menit ke-76.
Sayangnya Getafe malah gagal menyamakan kedudukan. Eksekusi yang dilakukan pemain pengganti Jorge Molina melebar meninggalkan gawang Inter.
Menjelang laga usai, Inter masih mendapat peluang-peluang bagus untuk menyamakan kedudukan. Lukaku gagal mengemas gol keduanya saat penyelesaiannya melebar.
Gol kedua Inter justru disumbangkan oleh pemain pengganti Eriksen. Dari kerja sama apik para pemain Inter, bola kemudian berada di penguasaan Eriksen yang dengan mudah mengonversinya menjadi gol.
Berita Terkait
-
Kesampingkan MU, Kapten Legendaris Jagokan Inter Milan Kampiun Liga Europa
-
Jadwal Liga Europa Malam Ini, Ada Manchester United vs LASK
-
5 Hits Bola: Transfer Aneh Alexis Sanchez ke Inter Milan
-
Transfer Aneh Alexis Sanchez ke Inter Milan
-
Digelar Tengah Pekan Ini, Berikut Jadwal Liga Europa Babak 16 Besar
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Andrew Robertson Ingin Skotlandia Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane
-
Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko
-
Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7
-
Piala Dunia 2026 Memanas! Iran Siap Gugat AS, FIFA Bakal Bela Mati-matian?
-
Meksiko Hajar Korea Selatan, El Tri dan Taeguk Warriors Sama-sama Cetak Rekor Unik
-
Respon Mengejutkan Kiper Timnas Korsel Usai Blunder Fatal Lawan Meksiko
-
Skema Dua Gelandang Brasil Rapuh, Carlo AncelottI: Saya Punya Pengalaman, Gak Usah Panik