Syaiful Rachman
Senin, 10 Agustus 2020 | 22:32 WIB
Gelandang serang Real Madrid, Isco Alarcon. [ANDER GILLENEA / AFP]

Suara.com - Baru-baru ini jawara Serie A Juventus mengambil langkah berani dengan menendang Maurizio Sarri sebagai allenatore dan menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih baru Si Nyonya Tua.

Sebagaimana diketahui, Sarri ditendang setelah Juventus disingkirkan Lyon di babak 16 besar Liga Champions musim ini. Meski Sarri berhasil mempertahankan Scudetto.

Trofi Si Kuping Besar sepertinya menjadi hasrat terbesar Juventus dalam beberapa musim terakhir.

Jika melirik ke belakang, jangankan Sarri, Massimiliano Allegri yang berhasil mempersembahkan banyak gelar bagi Bianconeri saja ditendang lantaran gagal memboyong trofi Liga Champions, meski sudah dibelikan Cristiano Ronaldo di bursa transfer 2018.

Andrea Pirlo resmi jadi pelatih Juventus. (instagram @parcharfut & @futbolculturefc)

Hasrat Juventus untuk memenangi Liga Champions memang tidak berlebihan mengingat prestasi mereka yang sudah hampir satu dekade menjadi tim terkuat di Serie A. Akan tetapi langkah Juventus dalam menentukan pengganti Sarri dinilai ganjil.

Mengapa? Karena mereka berani menunjuk Andrea Pirlo, yang tak punya pengalaman melatih.

Pirlo adalah seorang legenda di Turin, dan itu tidak terbantahkan. Akan tetapi status legenda saja tidak cukup menjadikannya pemegang kendali di salah satu klub raksasa Eropa. Apalagi dibebani target kompetisi kasta tertinggi Eropa, Liga Champions.

Sebagai pelatih baru Si Nyonya Tua, langkah awal Pirlo dalam membenahi skuat dinantikan banyak orang. Surat kabar Italia La Gazzetta dello Sport melaporkan jika pemain Real Madrid, Isco, menjadi target utama Pirlo.

Pirlo sendiri diketahui sangat mengagumi sosok Isco. Dikutip Marca, tahun lalu Pirlo pernah berkomentar ihwal gelandang Real Madrid itu setelah Juventus disingkirkan Ajax Amsterdam.

Gelandang Real Madrid Isco bersalaman dengan pelatih Zinedine Zidane setelah mencetak gol saat melawan Celta Vigo di Santiago Bernabeu. GABRIEL BOUYS / AFP

"Untuk memenangi Liga Champions, Anda membutuhkan seseorang seperti Isco," ujar Pirlo usai laga Juventus vs Ajax musim lalu.