Suara.com - Manajer Wolves, Nuno Espirito Santo mengaku bangga dengan identitas kuat timnya yang sudah tertempa setelah perjalanan menanjak mereka dari Divisi Championship (liga divisi dua Inggris) sampai berkiprah di kancah Eropa dalam tempo hanya tiga tahun.
Wolves menduduki urutan ke-15 Divisi Championship ketika Nuno mengambil alih pada Mei 2017, namun klub yang bermarkas di Molineaux Stadium itu secara fenomenal kemudian jadi juara musim 2017/2018 dan meraih tiket promosi ke Premier League alias Liga Inggris.
Dan kini, Wolves tengah bersiap menghadapi pertandingan perempatfinal kompetisi Eropa pertamanya dalam 48 tahun terakhir, di mana Raul Jimenez dan kolega akan menghadapi klub LaLiga, Sevilla dalam laga delapan besar Liga Europa 2019/2020, Rabu (12/8/2020) dini hari WIB nanti.
"Ini perjalanan yang panjang, bukan hanya musim ini. Perjalanan panjang yang diawali tiga musim lalu di Championship. Ini pada dasarnya kelompok pemain yang sama," kata Nuno seperti dilansir Tribal Football.
"Kami mampu menciptakan sebuah identitas. Ini adalah salah satu hal yang paling berharga dalam sepakbola, punya identitas, berdasarkan gaya bermain, serta bagaimana kami mengatasi ataupun mensosialisasikan aturan-aturan dan tugas-tugas kami, bagaimana kami mengatasi masalah yang terjadi," celoteh pelatih berpaspor Portugal itu.
"Berusaha menciptakan sebuah tim, merekrut para pemain, kadang memerlukan waktu, kadang tidak. Tapi inilah hasilnya. Kami harus mengelola hasilnya dan saya bangga sekali kepada bagaimana kami sudah berbuat sesuatu, dan kini saya bisa katakan kami punya identitas kami sendiri!" tutur Nuno antusias.
Nuno sendiri memperkirakan, Wolves yang baru kehilangan tempat Liga Europa-nya untuk musim depan karena finis ketujuh di klasemen akhir Liga Inggris 2019/2020, bakal menghadapi ujian berat melawan Sevilla, yang merupakan juara Liga Europa lima kali, dini hari nanti.
Partai Wolves vs Sevilla ini akan kick-off pada pukul 02.00 WIB di MSV-Arena, Duisburg, Jerman.
"Saya kira semua tim yang terlibat dalam kompetisi ini tahu sekali satu sama lain. Sevilla adalah tim yang bagus, kami sudah menganalisa mereka serta mengetahui bakat dan kualitas mereka," ujar Nuno.
Baca Juga: MU Lolos ke Semifinal Liga Europa, Juan Mata Tetap Puji Copenhagen
"Mereka memiliki pemain-pemain yang bagus, manajer (Julen Lopetegui) yang bagus. Ini akan jadi tantangan besar bagi kami," tukasnya.
Berita Terkait
-
Raul Jimenez Pulang ke Wolves, Teken Kontrak Dua Tahun Usai Piala Dunia 2026
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
-
Sebut Kemenangan Skuadnya Fantastis, Unai Emery Bawa Aston Villa Mengguncang Eropa
-
McGinn: Pangeran William di Ruang Ganti Sebelum Aston Villa Juara Liga Europa
-
Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya