Suara.com - Penyerang asal Belanda, Sylvano Comvalius memutuskan mundur dari skuat Persipura Jayapura lantaran alasan keluarga yang tak bisa ditinggalkan, terutama di masa pandemi COVID-19 ini.
Keputusan mundur mantan legiun asing Arema FC itu diketahui melalui unggahan di akun Instagram resmi Persipura.
Kata Comvalius, aturan COVID-19 di Indonesia membuat istri serta anak-anaknya tertahan di Eropa dan tidak bisa leluasa ikut ke Indonesia.
Comvalius pun tidak bisa memaksakan diri memboyong keluarga tercintanya kembali ke Indonesia. Sebab, alasan keamanan dan keselamatan juga menjadi yang utama bagi penyerang berusia 33 tahun itu.
"Setelah berbicara dengan keluarga saya, pelatih (Persipura) Jackson (F Tiago), dan manajemen Persipura dua minggu terakhir, kami sampai pada kesimpulan bahwa untuk 2020 saya tidak akan kembali ke Persipura dan akan tetap di Eropa," ungkap Comvalius seperti dimuat Antara, Rabu (26/8/2020).
"Aturan COVID-19 di Indonesia membuat istri dan anak tidak bisa ikut saya lagi ke Indonesia. Saya tidak bisa meninggalkan mereka di belahan dunia lain selama enam bulan ke depan."
Manajemen Persipura sendiri memahami kondisi yang menimpa Comvalius. Meski harus berpisah, mereka berharap dapat dipertemukan kembali di lain waktu.
"Terima kasih @sylvianocomvalius, sudah menjadi bagian dari kami. Semoga di lain kesempatan kita bisa bertemu kembali. Tuhan memberkatimu dan keluargamu," tulis Persipura di Instagram.
Comvalius sejatinya baru merapat ke Persipura pada bursa transfer jelang Liga 1 2020.
Baca Juga: Striker Muda Persib Berharap Dapat Menit Bermain Ideal di Lanjutan Liga 1
Ia pun baru memperkuat Tim Mutiara Hitam di dua laga, sebelum kompetisi tertangguhkan pada Maret lalu imbas pandemi COVID-19 di Tanah Air.
Skuat Persipura sendiri kini tengah melakukan pemusatan latihan di Batu, Malang, sebagai persiapan menyongsong restart-nya kompetisi Liga 1 2020.
Berita Terkait
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam