Suara.com - Produsen peralatan olahraga Nike dan megabintang asal Brasil Neymar akhirnya berpisah setelah bermitra selama 15 tahun.
"Saya dapat mengonfirmasi bahwa Neymar bukan lagi atlet Nike," kata juru bicara Nike Josh Benedek dalam surat elektroniknya kepada AFP seperti dimuat Antara.
Laporan-laporan media mengatakan pemain Paris St Germain (PSG) 28 tahun itu sedang melakukan pembicaraan dengan pesaing Nike, Puma.
Laman berita Brasil UOL mengatakan Nike dan Neymar gagal mencapai kata sepakat mengenai besaran yang akan diterima sang pemain dalam kontrak barunya.
UOL juga mengatakan hubungan antara Nike dan agen-agen Neymar telah bermasalah sejak beberapa bulan silam. Tim komunikasi Neymar belum merespon permintaan AFP untuk memberi komentar.
Puma pun belum memberi respon terhadap pertanyaan-pertanyaan mengenai apakah perusahaan itu berusaha merekrut Neymar.
Surat kabar Brasil Folha de Sao Paulo mengatakan kesepakatan terakhir Neymar dengan Nike merupakan kontrak berdurasi 11 tahun yang semestinya habis pada 2022. Kontrak itu total bernilai 105 juta dolar.
Neymar, yang belakangan gagal mengantar PSG menjuarai Liga Champions, menggenggam rekor untuk transfer pesepak bola termahal sepanjang sejarah.
PSG harus mengeluarkan dana sebesar 222 juta euro untuk mendatangkannya dari Barcelona pada 2017.
Baca Juga: PSG Inginkan Lionel Messi, Neymar dan Angel Di Maria Ikut Melobi
Majalah Forbes memperkirakan pendapatan Neymar pada tahun ini bernilai sebesar 95,5 juta dolar, termasuk dari kesepakatan endorse.
Neymar pertama kali dikontrak Nike saat ia mencuri perhatian sebagai pemain muda di klub Brasil Santos, yang menjualnya ke Barcelona pada 2013.
Dengan gaya busana khasnya, tato, gaya rambut yang kerap berganti, dan banyak pengikut di media sosial, sang pemain segera mendapatkan popularitas di panggung internasional.
Namun ia sempat tersandung kasus penggelapan pajak terkait transfernya ke Barca. Citranya semakin buruk setelah pada tahun lalu seorang perempuan Brasil menuduh Neymar telah memperkosanya.
Saat itu Nike mengekspresikan kesedihan mendalamnya, namun mereka tetap membela sang pemain setelah polisi menutup kasus itu akibat minimnya barang bukti.
Di atas lapangan hijau, Neymar masih akan mengenakan Nike. Perusahaan AS itu merupakan pemasok perlengkapan olahraga untuk PSG dan timnas Brasil.
Berita Terkait
-
Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions
-
Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal
-
Borneo FC Ancam Persib, Koldo Obieta Ungkap Modal Pesut Etam Rebut Juara Super League!
-
Hossam Hassan, Legenda Mesir dengan Prestasi Mentereng yang Lampaui Mohamed Salah
-
Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off