Suara.com - Mateo Bustos sudah dipastikan tidak akan memperkuat Persita Tangerang untuk lanjutan Liga 1 2020. Gelandang serang asal Argentina itu memutuskan tidak kembali ke klub dengan alasan keluarga.
Pemain berusia 27 tahun tersebut ingin berada di dekat keluarganya selama masa pandemi COVID-19 ini. Selain itu, sulitnya mencari penerbangan menuju Indonesia jadi alasan lainnya.
Bustos, yang sejatinya baru didatangkan Tim Pendekar Cisadane --julukan Persita Tangerang-- pada Januari lalu, pun meminta maaf khususnya ke suporter karena harus pergi secara prematur. Ia berharap adanya pengertian dari para pendukung Persita.
Selain itu, sang pemain juga berterima kasih kepada manajemen, tim pelatih, serta rekan-rekan satu timnya. Ini lantaran selama berada di Tangerang, ia diterima dengan baik layaknya keluarga.
"Saya minta maaf kepada suporter karena saya tidak bisa melanjutkan bermain bersama Persita. Semoga kalian bisa mengerti, dan saya sangat berterima kasih atas semua yang sudah kalian berikan pada saya sejak hari pertama saya tiba di Tangerang," kata Bustos dalam rilis resmi klub, Rabu (2/9/2020).
"Saya akan merindukan kalian semua dan saya pasti akan kembali, karena saya adalah Pendekar Cisadane."
"Kepada pelatih, ofisial, manajemen, rekan-rekan pemain, saya ingin sampaikan bahwa kalian semua adalah orang-orang yang sangat brilian dan luar biasa. Saya sangat sedih dan pasti akan merindukan kalian semua. Saya ingin bilang bahwa selamanya saya adalah bagian dari kalian semua."
"Saya ingin sekali menuntaskan sampai kompetisi berakhir, tapi apa daya, saya harus mengutamakan keluarga dulu sekarang. Nanti kalau memang ada kesempatan lagi, saya ingin kembali lagi ke Tangerang," pungkas Bustos.
Baca Juga: PT LIB Sebut Persebaya Segera Tentukan Markasnya Selama Liga 1 2020
Berita Terkait
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Bakal Ikuti Jejak Ramadhan Sananta, Kapten Persita Muhammad Toha Diincar Klub Liga Malaysia
-
Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati
-
Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita
-
Kalah dari Persita Tangerang, Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Yogyakarta
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions