Suara.com - Paris St Germain menyatakan sepenuhnya berada di belakang Neymar setelah pemain Brazil itu menjadi sasaran ejekan rasis saat juara Liga Prancis itu kalah 0-1 melawan Olympique de Marseille, Minggu (13/9/2020).
Neymar (28) yang menjadi salah seorang pemain yang diusir ke luar lapangan dalam pertandingan di Parc des Princes itu memberi tahu ofisial pertandingan bahwa dia mendengar umpatan rasis selagi berjalan ke luar lapangan.
Dalam pertanyaan Senin waktu setempat PSG mendesak badan liga sepak bola Prancis (LFP) untuk menyelidiki masalah ini.
"Paris St Germain mendukung sepenuhnya Neymar Jr yang melaporkan telah menjadi sasaran pelecehan rasis dari seorang pemain lawan," kata klub seperti dikutip Antara dari Reuters.
"Klub menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi rasisme dalam masyarakat, dalam sepak bola atau dalam kehidupan itu dan menyeru semua orang untuk lantang menentang segala bentuk rasisme di seluruh penjuru dunia."
"Paris St Germain menantikan Komisi Disiplin LFP menyelidiki dan memastikan fakta-fakta," tutup PSG.
Pertandingan ini diwarnai keributan yang membuat tiga pemain PSG -Neymar, Laywin Kurzawa dan Leandro Paredes- dan dua pemain Marseille yakni Dario Benedetto dan Jordan Amavi terkena kartu merah setelah kelima pemain terlibat saling tinju dan saling tendang.
Neymar yang menendang bagian belakang Alvaro Gonzalez mencuit bahwa satu-satunya yang disesali dia adalah tidak menendang wajah bek Marseille itu.
Baca Juga: Makin Memanas, Neymar dan Alvaro Gonzalez Saling Sindir di Twitter
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah PSG Ingin Rekrut Bek Timnas Indonesia Jay Idzes?
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Tiga Kata Neymar Umumkan Gantung Sepatu Usai Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar