Syaiful Rachman
Kamis, 17 September 2020 | 02:57 WIB
Manajer Arsenal Mikel Arteta (kanan) berpose bersama Pierre-Emerick Aubameyang mengangkat trofi Piala FA yang mereka menangi setelah mengalahkan Chelsea dalam partai final di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (1/8/2020) waktu setempat. [AFP]

Suara.com - Bomber Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang mengungkapkan bagaimana cara manajer The Gunners Mikel Arteta meyakinkannya untuk bertahan di Emirates Stadium.

Diberitakan sebelumnya, penyerang asal Gabon itu mengakhiri spekulasi seputar masa depannya pada Selasa (17/9/2020), ketika ia menandatangani kontrak baru berdurasi tiga tahun dengan Arsenal.

Kesepakatan baru itu akan membuat Aubameyang bertahan di Emirates setidaknya hingga tahun 2023 sekaligus menjadikannya pemain dengan gaji tertinggi di Arsenal.

Kontrak Aubameyang sebelumnya akan habis pada akhir musim dan Barcelona serta Inter dilaporkan tertarik untuk memboyongnya.

Pierre-Emerick Aubameyang resmi memperpanjang kontrak di Arsenal hingga 2023. (Twitter/@arsenal)

Namun, Arteta berhasil meyakinkan pemain berusia 31 tahun itu untuk tetap bertahan di Emirates Stadium.

"Saya punya cukup banyak waktu untuk memikirkannya. Saya sudah memikirkannya sejak setahun (lalu)," ujarnya dalam sebuah wawancara dengan mantan pemain Arsenal Ian Wright yang dikutip Goal pada Rabu (17/9/2020).

"Saya juga mengobrol dengan Mikel. Menurut saya ia memberi saya sesuatu yang sangat jelas tentang gagasan masa depan klub."

"Ia blak-blakan dan jujur dan itulah yang saya suka karena kami selalu jujur. Ia berkata: 'Oke, Anda mungkin bisa pergi. Saya tidak tahu apa yang Anda pikirkan saat ini, tetapi Anda dapat pergi dan meraih trofi di klub lain atau Anda bisa tinggal di sini dan menjadi legenda'."

Manajer Arsenal Mikel Arteta mengangkat trofi Piala FA setelah skuatnya mengalahkan Chelsea saat final di Wembley Stadium, London. Catherine Ivill / POOL / AFP

"(Pernyataan) Itu, bagi saya adalah kata kuncinya," tambah eks pemain Borussia Dortmund tersebut.

Di musim 2018/19, penyerang asal Gabon itu tercatat sebagai top skor Liga Premier Inggris dengan torehan 22 gol.