Suara.com - Dua kiper Bhayangkara FC Indra Adi Nugroho dan Awan Setho punya persiapan khusus untuk menghadapi pertandingan pertama mereka dalam lanjutan Liga 1 2020. Dijadwalkan Bhayangkara FC akan menjamu Arema FC pada 2 Oktober mendatang.
Keduanya sangat antusias menyambut lanjutan Liga 1 2020 setelah enam bulan tak bertanding. Bahkan, Indra sudah melakukan persiapan secara mandiri di luar latihan bersama tim, agar lebih siap melawan Arema jika diturunkan pelatih Paul Munster.
"Untuk persiapan, saya latihan bersama tim dan juga ada sedikit tambahan latihan sendiri (gym)," kata Indra dikutip dari laman resmi klub, Selasa (22/9/2020)
"Karena kami harus siap secara fisik dan mental. Secara tim kami sudah berkumpul dan berlatih hampir selama lebih dari tiga minggu dan tim pelatih sudah memberikan program latihan, tinggal kami menjalankan serta butuh uji coba supaya lebih matang lagi," jelasnya.
Lebih lanjut, Indra menganggap ada beberapa keuntungan yang didapat The Guardian --julukan Bhayangkara-- ketika menjamu Arema. Yaitu Singo Edan sedang dalam proses adaptasi karena kedatangan pelatih baru.
"Arema FC baru mempunyai pelatih kepala dan masih adaptasi jadi akan menguntungkan buat tim kami," ia menambahkan.
Sama halnya dengan Indra, Awan Setho menyatakan siap mengawal gawang Bhayangkara. Ia bertekad mempertahankan gawang Bhayangkara dari kebobolan.
"Alhamdulillah tinggal persiapan mental saja untuk fokus pribadi. Lawan Arema seharusnya jadi keuntungan buat Bhayangkara FC yang bermain di homebasenya. Tinggal gimana aksi di lapangan nanti," ujar Awan Setho.
Akan tetapi, belum diketahui laga kedua tim ini berlangsung di mana. Pasalnya, Stadion PTIK, Jakarta yang sebelumnya mereka daftarkan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) terancam tak bisa dipakai. Ini karena adanya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemprov DKI Jakarta.
Baca Juga: Jika Bobotoh Nekat Datang ke Stadion, Persib Bandung akan Dianggap Kalah
Sementara Stadion Gelora Delta Sidoarjo yang dijadikan alternatif oleh tim besutan Paul Munster itu disebut oleh PT LIB masih menunggu izin keluar.
Berita Terkait
-
Arema FC Resmi Berpisah dengan Kiper asal Brasil
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Jadi Ajang Seleksi Pemain Timnas Putri U-16, Arema FC Juara HSL Surabaya
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
-
Arema FC Bidik Sapu Bersih Kemenangan di Dua Laga Terakhir BRI Super League 2025/2026
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini
-
FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia