Suara.com - PSSI tengah getol mencari pemain yang masih memiliki hubungan darah dengan Indonesia, baik itu dari sang ayah atau ibunya, untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 di Piala Dunia U-20 2021 mendatang. Salah satunya adalah fullback Fiorentina, Kevin Diks.
Diks adalah bek kanan asal Belanda keturunan Maluku. Pemilik nama lengkap Kevin Diks Bakarbessy itu diketahui memiliki darah Indonesia yang berasal dari kakek dan neneknya.
"Mama saya berasal dari Indonesia, nama belakangnya Bakarbessy. Opa dan oma saya dari Indonesia. Mereka pergi ke Belanda di usia lima atau enam tahun," ungkap Diks dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (23/9/2020).
Setelah mendengar hal ini, PSSI sendiri langsung melakukan penelusuran untuk kemungkinan melakukan naturalisasi pada Kevin.
Sayang, pemain yang lahir di Belanda itu ternyata sudah berusia 23 tahun saat ini. Tidak hanya itu, Kevin diketahui ternyata juga pernah bermain untuk Timnas Belanda di level U-19, U-20 dan U-21.
Seperti dikonfirmasi Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, federasi pun menutup kans sang fullback tampil di Piala Dunia U-20 Indonesia mendatang dengan balutan seragam Tim Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19.
"Usia yang tidak mungkin kita masukkan ke dalam skuat Timnas Indonesia (U-19) di Piala Dunia (U-20) 2021. Karena kita memang mencari pemain yang masih umur 18 dan 19 tahun," tutur Yunusi.
Tak hanya itu, kemungkinan Diks dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Senior Indonesia juga praktis tertutup, lantaran ia sudah pernah berseragam Tim Oranye Belanda di level junior.
Merujuk Pasal 5 Ayat 2 Statuta FIFA, disebutkan bahwa seorang pemain yang pernah membela sebuah negara pada kompetisi resmi FIFA --termasuk babak kualifikasinya-- tidak berhak untuk membela asosiasi lain alias negara lain pada kejuaraan resmi internasional.
Baca Juga: Timnas U-16 Masih Bisa TC Secara Ideal, Bima Sakti: Terima Kasih PSSI
Diks diketahui pernah membela panji Belanda di kualifikasi Piala Eropa U-21.
Sang pemain sendiri saat ini tengah dipinjamkan Fiorentina ke klub Denmark, Aarhus.
Berita Terkait
-
Liga Universitas 2026 Resmi Dimulai! Sepak Bola Jadi Senjata Lawan Krisis Mental Anak Muda
-
Blak-blakan di Depan Erick Thohir, John Herdman Desak PSSI Benahi Pembinaan Usia Dini
-
Pengamat: Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan Top di FIFA Matchday Juni
-
Penundaan Kongres, Tokoh Sepak Bola Jateng Desak PSSI Telaah Konflik Kepentingan
-
PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang