Suara.com - Barito Putera ditahan imbang 1-1 oleh kontestan Liga 2 2020, PSIM Yogyakarta, di Stadion Mandala Krida. Hasil imbang ini langsung membuat Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, berbenah.
Pada laga uji coba, Rabu (23/9/2020), Barito masih belum diperkuat pemain asing mereka, yang terkendala administrasi untuk kembali ke Indonesia. Namun, Barito tetap memainkan sejumlah pemain bintang sepanjang laga.
Laskar Antasari --julukan Barito Putera-- unggul lebih dahulu lewat gol yang dibuat Abrizal Umanailo. PSIM mampu menyamakan kedudukan jelang pertandingan berakhir melalui Yudha Alkanza.
Menanggapi hasil ini, Djadjang Nurdjaman memiliki catatan untuk anak asuhanya. Transisi dari menyerang ke bertahan masih dilihat sangat kurang oleh mantan pelatih Persib Bandung itu.
"Pemain masih belum bisa cepat dalam melakukan transisi dari bertahan ke menyerang. Kemudian di sisi pertahanan harus diperbaiki secepatnya," kata Djadjang dalam keterangan resminya.
Meski begitu, pelatih yang akrab disapa Djanur ini cukup puas dengan apa yang diperlihatkan Rizky Pora dan kawan-kawan. Strategi yang diinginkan tim pelatih sudah berjalan meski belum sempurna.
"Paling tidak walaupun belum sempurna, cara kami menerapkan taktik sudah dapat diterapkan baik oleh tim. Tentu sudah sesuai dengan yang diharapkan," pungkasnya.
Barito Putera akan memulai lanjutan Liga 1 2020 pada 2 Oktober mendatang. Klub asal Kalimantan ini akan melawan PSIS Semarang.
Baca Juga: Jelang Lanjutan Liga 1, Djanur Sudah Kantongi Kerangka Tim Barito Putera
Berita Terkait
-
PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan
-
PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
-
Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular