Suara.com - Manajer Chelsea Frank Lampard mengatakan dirinya belum akan memberikan kesempatan melakukan debut kepada kiper baru Edouard Mendy saat menghadapi West Bromwich Albion pada laga Liga Inggris, Sabtu (26/9/2020).
Mendy didatangkan Chelsea dari klub Prancis Rennes dengan ikatan kontrak lima tahun pada pekan ini. Ia menambah opsi kiper bagi Lampard setelah belakangan ini Kepa Arrizabalaga tampil tidak meyakinkan.
Kepa berstatus kiper termahal di dunia, namun ia jarang memperlihatkan kualitas yang membuat dirinya diboyong dengan banderol 72 juta pound dari Athletic Bilbao pada 2018.
Blunder sang kiper Spanyol itu membuatnya berpeluang digantikan Mendy, dan ia bahkan berpeluang meninggalkan Chelsea dengan status pinjaman sebelum bursa transfer ditutup pada Oktober.
Namun, Lampard meyakini masih terlalu dini untuk memberikan kesempatan bagi Mendy mencicipi kompetisi di Inggris menyusul pekan yang padat bagi sang kiper, yang membuatnya jarang berlatih.
Hal itu memberi peluang terakhir bagi Kepa, yang kesalahannya berbuah kekalahan dari Liverpool, untuk menyelamatkan posisinya.
"Mendy tampil sebagai pemain inti pada esok hari tidak akan terjadi. Ia menjalani pekan yang panjang, di mana ia tidak berlatih," kata Lampard seperti dikutip Antara dari AFP.
"Ia kemarin terbang kemari, sangat ketat bagi dia untuk dapat dipertimbangkan tampil sejak awal pada pertandingan (besok)," tambahnya.
Kedatangan Mendy dengan banderol 22 juta pound berpeluang mengakhiri masa kerja Kepa sebagai kiper nomor satu Chelsea. Tetapi Lampard mengatakan ia belum melakukan diskusi secara khusus dengan kiper berusia 25 tahun itu, dan akan melakukan pembicaraan dengannya dan kiper pelapis Willy Caballero dalam beberapa hari mendatang.
Baca Juga: Pemain Leyton Positif COVID-19, Tottenham Melaju ke Putaran 4 Piala Liga
"Saya memiliki jalur komunikasi yang sangat terbuka dengan keduanya. Para kiper memiliki kesatuan kecil di lapangan latihan, karena cara mereka bekerja bersama," tutur Lampard.
"Terdapat kompetisi yang bagus di sini sekarang, dan itulah cara kami bergerak maju," yakin mantan gelandang The Blues itu.
Berita Terkait
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
AC Milan Digilas Chelsea 0-3, Ruben Amorim Singgung Suporter Indonesia
-
1.200 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Chelsea Vs AC Milan di GBK, Libatkan Tim Jibom hingga K-9
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba