Suara.com - Timnas Indonesia U-16 telah mengakhiri training camp (TC) periode bulan September di Cikarang, Sabtu (3/10/2020). Pelatih Timnas U-16, Bima Sakti, bersyukur karena pemusatan latihan berjalan lancar.
Garuda Asia --julukan Timnas Indonesia U-16-- sudah berkumpul sejak tanggal 20 September lalu. Bima menyebutkan bahwa timnya sudah banyak perkembangan dari TC bulan sebelumnya.
"Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar. Yang pasti fisik mereka lebih kuat, faktor-faktor teknik dan lainnya juga meningkat secara signifikan, organisasi bertahan dan transisi sudah semakin bagus," kata Bima Sakti dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu (3/10/2020).
Pada latihan hari terakhir, Bima tidak memberikan materi yang berat. Ini sengaja dilakukan karena sejak awal TC, intensitas latihan tinggi terus dilakukan.
“Hari ini kami latihan dengan tempo rendah, salah satunya kami berlatih passing, rondo, dan yang terakhir internal game," tambah mantan pemain Timnas Indonesia era 1990-an itu.
"Ada juga permainan bola yang kami buat seperti bola voli, dimana lima lawan lima pemain dibagi menjadi empat tim yang saling berhadapan," ia menambahkan.
Salah satu pemain Timnas Indonesia U-19, Diandra Diaz Dewari, mengaku menikmati TC kali ini. Apalagi latihan hari terakhir yang menurutnya sangatlah menghibur.
"Memang kami latihan temponya sedikit turun, karena beberapa hari sebelumnya kami terus berlatih dengan intensitas yang tinggi, dan ini juga hari terakhir, jadi kami lebih menikmati latihan dan seru sekali," ujarnya.
"Saya berharap, bisa bergabung kembali dengan tim ini di TC berikutnya," pungkasnya.
Baca Juga: Lanjut TC di Kroasia, Timnas Indonesia U-19 Bakal Lakoni Enam Laga Uji Coba
Timnas Indonesia U-16 dijadwalkan kembali melakukan TC pada minggu pertama atau kedua November.
Timnas Indonesia U-16 sedang dipersiapkan untuk menghadapi Piala Asia U-16 yang rencananya akan digelar pada awal tahun 2021 mendatang. Timnas U-16 ini diharapkan bisa mencapai babak semifinal untuk bisa tampil di Piala Dunia U-17 2021 di Peru.
Berita Terkait
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Piala Dunia U-17 dan 2 Poin Mati yang Jadi Indikator Kesuksesan Nova Arianto Bersama Garuda Muda
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
-
Siapakah Aku? Ibuku Orang Yogya, Ayahku Belanda, Aku Hampir Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Batal Akibat Perang AS-Iran?
-
Bojan Hodak Soroti Sosok Bernardo Tavares dan Pertahanan Persebaya Surabaya
-
Adam Alis Optimis Persib Raih Tiga Poin di Kandang Persebaya
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan
-
FIFA Akhirnya Buka Suara Soal Situasi Terkini Nasib Iran di Piala Dunia 2026
-
PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026
-
Justin Hubner Cetak Gol Penentu Kemenangan Fortuna Sittard Lawan NEC Nijmegen di Liga Belanda
-
Gol Kevin Diks di Menit Berdarah Bawa Borussia Monchengladbach Bungkam Union Berlin
-
Timnas China Gantikan Posisi Iran di Piala Dunia 2026?
-
FIFA Siapkan Skenario Pengganti Tercepat Jika Timnas Iran Absen di Piala Dunia 2026