Suara.com - Pemain berdarah Indonesia-Inggris, Elkan Baggott sudah bergabung dalam training camp (TC) Timnas Indonesia U-19 di Kroasia. Bek Ipswich Town (klub strata ketiga kompetisi Inggris) itu tiba di hotel tempat Timnas U-19 menginap di Kota Split, Kroasia pada Rabu (7/10/2020) waktu setempat.
Baggott pun mengaku semringah akhirnya bisa bergabung dalam TC ini, setelah sebelumnya masih harus menunaikan tugasnya di level klub.
Terlebih, bek tengah berusia 17 tahun itu ia baru saja melakoni debut profesionalnya bersama tim utama Ipswich, yakni pada Selasa (6/10/2020) lalu.
Baggott tampil penuh selama 90 menit saat Ipswich menghadapi Gillingham di laga fase grup EFL Trophy 2020/2021.
Kini menjalani tugas negara, sang pemain pun mengaku siap menerima segala bentuk latihan di Timnas Indonesia U-19.
"Sangat senang dan bahagia saya dapat kembali bergabung bersama Timnas U-19 pada pemusatan latihan di Kroasia," kata Elkan Baggott dalam rilis yang diterima Suara.com, Kamis (8/10/2020).
"Saya dalam kondisi baik dan siap menjalani semua menu latihan bersama teman-teman Timnas U-19 di sini," imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri mengatakan bahwa dengan bergabungnya Baggott, tentu akan sangat menambah kekuatan lini belakang skuat Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19.
Dengan begitu, pelatih kepala Shin Tae-yong bakal memiliki banyak opsi di sektor pertahanan. Indra pun berharap Baggott bisa cepat beradaptasi.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia U-19 vs NK Dugopolje
"Dengan datangnya Elkan Baggot, pelatih Shin Tae-yong akan memiliki beberapa pilihan pemain untuk lini belakang Timnas U-19. Kami berharap Elkan Baggott cepat beradaptasi dengan tim," ujar Indra Sjafri.
Timnas Indonesia U-19 sendiri akan melawan NK Dugopolje pada laga uji coba di Stadion NK Uskok Klis, Split, Kamis (8/10/2020) malam nanti pukul 19.45 WIB.
Namun, belum bisa dipastikan apakah Baggott bakal diturunkan atau tidak, mengingat yang bersangkutan saja baru bergabung dengan skuat.
Timnas Indonesia U-19 sendiri sudah melakoni TC di Kroasia sejak 30 Agustus lalu.
Berita Terkait
-
Meledak di Timnas! Menit Main Elkan Baggott dalam 3 Hari Kalahkan Semusim di Ipswich Town
-
Justin Hubner Ungkap Perbedaan 3 Pelatih Timnas, Herdman Disebut Paling Detail
-
Bedah Statistik Laga Perdana Pelatih Timnas Indonesia: John Herdman Lewati Rekor STY dan PK
-
Dari Bek Kiri Hingga Gelandang Serang, Intip Transformasi Gila Calvin Verdonk di Timnas Indonesia
-
Elkan Baggott Sebut Timnas Era John Herdman Lebih Solid, Sindir Rezim Shin Tae-yong?
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Jay Idzes Masih Percaya Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia
-
Hadir di Jakarta, Eks AZ Alkmaar Puji Performa Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Bojan Hodak Bangga Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026, Puji Frans Putros
-
Rincian Fantastis Hadiah Piala Dunia 2026: Sang Juara Bawa Pulang Hampir Rp1 Triliun!
-
Daftar Resmi 48 Tim Peserta Piala Dunia 2026
-
Tumbangkan Inggris di Wembley, Jepang Kian Percaya Diri Menuju Piala Dunia 2026
-
Menahan Tangis, Gennaro Gattuso Minta Maaf Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Bukti Timnas Indonesia Sudah Naik Level di Bawah Arahan John Herdman di Bongkar Calvin Verdonk
-
Keajaiban Swedia ke Piala Dunia 2026, Dari Tanpa Kemenangan hingga Lolos Dramatis
-
Di Tengah Kontroversi Piala Afrika, Pelatih Maroko Tegaskan Fokus ke Piala Dunia 2026