Suara.com - Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, mengaku sulit mengalahkan Bambang Pamungkas alias Bepe. Seperti diketahui, keduanya pernah saling berhadapan sebagai 'musuh' di atas lapangan.
Bepe memang identik dengan Persija. Namun, sepanjang kariernya ia tidak terus berseragam Macan Kemayoran. Ada satu klub di Tanah Air yang pernah ia singgahi, yaitu Pelita Bandung Raya (PBR).
Legenda Timnas Indonesia itu berseragam PBR pada Indonesia Super League (ISL) 2014. Ia hengkang karena ada masalah dengan manajemen Persija ketika itu.
Tentu kepindahan Bepe ini membuatnya harus melawan Persija Jakarta, klub yang telah membesarkan namanya tersebut. Sebagai kiper Persija, Andritany tentu harus bersikap profesional dengan menganggap Bepe sebagai lawan di atas lapangan.
Dalam dua kali pertemuan pada musim itu, Andritany harus mengakui kehebatan Bepe. Gawangnya dibobol tiga gol oleh mantan rekan satu timnya itu, meski skor berakhir imbang 1-1 dan 2-2.
Tiga gol Bepe ini juga membuat Persija Jakarta gagal lolos ke babak delapan besar ISL 2014. Namun, Bepe tak lama berseragam PBR dan memutuskan kembali ke Persija setelah permasalahannya selesai.
Akan tetapi, tiga gol Bepe membuat Andritany cukup kesal. Ia mengaku tidak pernah menang ketika bertanding dengan seniornya tersebut.
"Yah gimana yah? kesel ya pasti kenapa harus dia. Saya dibobol empat kali sama dia. Tiga saat di PBR, satu di Tim nasional saat Timnas senior vs Timnas U-23 di Solo lewat penalti," kata Andritany dikutip dari kanal YouTube Persija.
"Ya jadinya kesal memang, saya gak pernah menang melawan dia," tambah penjaga gawang yang sering dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Baca Juga: Cerita Unik Terpilihnya Andritany Ardhiyasa Sebagai Kapten Persija
Tidak hanya ketika berhadapan sebagai lawan di atas lapangan, namun juga ketika diberi tantangan. Andritany pernah menantang Bepe mencetak gol dan itu berhasil.
"Kalau challenge orang ini memang kuat. Saat QNB League 2015 lawan Arema di Malang, saya pernah kasih tantangan ke dia kalau bikin gol saya rolling, eh dia bikin tiga gol," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Liga 1 2020 Ditunda, Persija Jakarta Diliburkan Empat Hari
-
Komentar Jujur Bambang Pamungkas pada Sosok Mendiang Alfred Riedl
-
Andritany dan Evan Dimas Kenang Sosok Mendiang Alfred Riedl
-
Termasuk Sutan Zico, 5 Pemain Junior Persija Jalani Latihan di Tim Utama
-
Harapan Penggawa Persija Jakarta di HUT RI ke-75
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol