Suara.com - Meninggalnya mantan pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, membuat sedih seluruh pecinta sepakbola Tanah Air. Terutama bagi para pemain yang pernah bekerja sama langsung dengannya, seperti Bambang Pamungkas.
Pesepakbola yang kini menjadi manajer Persija Jakarta itu merasa kehilangan pelatih asal Austria itu. Meskipun lelaki yang akrab disapa Bepe itu menyebut bukan karier terbaiknya membela tim nasional saat Riedl jadi arsitek.
Bepe dan Riedl punya cerita sendiri. Itu terjadi pada 2010 di mana sang mendiang menjadi pelatih timnas Indonesia untuk Piala AFF.
Ketika itu, banyak publik yang menilai bahwa Bambang Pamungkas sudah 'habis'. Namun, siapa sangka Riedl tetap memboyongnya bersama dua striker yang ketika itu sedang naik daun Irfan Bachdim dan Cristian Gonzales.
Riedl menyebutkan Bepe memiliki peran tersendiri meski tidak dimainkan. Sosok kepemimpinan legenda Persija ini dibutuhkan oleh rekan-rekan lainnya.
Ketika kejuaraan tersebut berlangsung, Bepe berhasil membuktikan bahwa Riedl tidak salah memilih pemain. Dua gol berhasil diciptakannya lewat titik putih untuk kemenangan Indonesia 2-1 ketika berhadapan dengan Thailand pada laga pamungkas Grup A, 7 Desember 2010.
Kemenangan itu membuat skuat Garuda lolos ke babak berikutnya sebagai juara grup ditemani Malaysia yang berada di bawahnya.
Justru hasil tersebut membuat Thailand tersingkir di fase grup, karena sejatinya mereka harus menang melawan Indonesia agar lolos ke babak selanjutnya. Sayang, Indonesia gagal menjadi juara setelah tim besutan Alfred Riedl ini kalah di final oleh Malaysia dengan agregat 2-4.
"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Coach Alfred Riedl. Alfred adalah sosok yang tegas, solid, dan selalu menilai segala sesuatu secara fair," kata Bepe dikutip dari akun Instagram miliknya @bepe20, Rabu (9/9/2020).
Baca Juga: Harapan Sutan Zico di Hari Olahraga Nasional ke-37
"Saya harus jujur, jika selama Alfred memegang kendali tim nasional bukanlah masa-masa terbaik saya," ia menambahkan.
Pesepakbola yang pernah berkarier di Selangor FA itu menyebut banyak belajar dari sosok Riedl. Oleh karena itu, ia berterima kasih atas apa yang sudah diberikan Riedl khususnya untuk sepakbola Indonesia.
"Sebagai pribadi maupun pesepakbola, saya banyak belajar tentang apa itu etos kerja, dan profesionalisme. Siapa pun yang pernah bekerja sama dengan Alfred saya yakin merasakan hal yang sama," jelas Bepe.
"Terima kasih untuk semua yang telah engkau berikan bagi sepakbola Indonesia. Doa terbaik untuk almarhum, dan keluarga yg ditinggalkan," pungkasnya.
Sebagai informasi, Riedl pernah menukangi Timnas Indonesia pada tiga kesempatan berbeda, yakni 2010-2011, 2013-2014, dan 2016.
Dari tiga kesempatan tersebut, prestasi terbaiknya adalah membawa skuat Merah Putih menjadi runner up di Piala AFF 2010 dan 2016.
Berita Terkait
-
Rekor Pertemuan Singapura vs Timnas Indonesia: Garuda Unggul, tapi Punya Catatan Buruk di Piala AFF
-
Komentar Pedas Pelatih Singapura Jelang vs Indonesia: Mitchell Baker Bukan Ancaman
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026
-
Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival
-
Singapura vs Timnas Indonesia: Eks Bek MU Sebut The Lions Lapar Bakal Terkam Garuda
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Dipugar, Candi Mendut Ditutup Satu Tahun hingga 2027
-
20 Twibbon Hari Pramuka 2026, Cocok Jadi Foto Profil dan Dibagikan ke Media Sosial
-
Ribuan Pilot Malaysia Airlines Tes Narkoba Buntut Selundupan Ekstasi ke Bandara Soetta
-
Pemeriksaan Perdana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
BUMN Nggak Bebas Lagi, Tak Bisa Asal Garap Proyek Hilirisasi
-
Just Like Mona Lisa Rilis PV Perdana, Chika Anzai Isi Suara Karakter Utama
-
Hanya di Bulan Agustus! Servis Motor Yamaha Pakai QRIS BRImo Langsung Dapat Cashback
-
Drama Tanah Wakaf Pandegiling Memanas, Proyek Dihentikan Paksa
-
Review Drama Mouse, Pembalasan Dendam yang Menguak Sisi Kelam Manusia
-
Jelang Kick Off Singapura vs Timnas Indonesia, John Herdman Ultimatum Rizky Ridho Cs