Suara.com - Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts menilai timnya mengalami penurunan motivasi saat menjalani sesi latihan bersama imbas dari penundaan kompetisi Liga 1 Indonesia hingga waktu yang belum ditentukan.
"Kami melihat game internal Sabtu kemarin, kualitas pertandingan ada penurunan. Intensitas menurun, termasuk juga motivasi. Karena sekali lagi, kami harus mengulang program persiapan kembali," kata Robert dikutip dari laman resmi klub, Selasa (13/10/2020).
Tim berjuluk Maung Bandung itu menjadi salah satu klub yang kecewa atas penundaan kompetisi. Sebab, keputusan itu hadir secara tiba-tiba saat semua tim telah bersiap menghadapi kompetisi.
Segala persiapan telah dilakukan termasuk pengecekan kondisi kesehatan tim melalui swab test, termasuk memperjuangkan para pemain asing supaya bisa pulang ke Indonesia.
Robert mengatakan sebagai pelatih, ia tidak hanya harus menggenjot masalah fisik dan taktikal semata, tapi juga termasuk semangat pemain dalam menjalani setiap latihan maupun pertandingan.
Ia pun memiliki cara tersendiri agar Supardi dan kawan-kawan tak lesu di tengah ketidakpastian nasib Liga 1 Indonesia. Di sisi lain, Robert bangga anak-anak asuhnya bisa menjaga kebugaran setelah sepekan diliburkan.
"Jadi, tim pelatih harus berupaya memotivasi kembali para pemain. Menstimulasi lagi semangat kami. Tapi kami senang bisa kembali ke lapangan dan melakukan apa yang kami cintai," katanya seperti dikutip Antara.
Hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai nasib kompetisi. PSSI, PT LIB, dan perwakilan klub akan menggelar pertemuan untuk membahas masa depan musim 2020.
Baca Juga: Topi Andalan Pelatih Persib Robert Alberts Sudah Berusia 45 Tahun
Berita Terkait
-
Belum Genap Sepekan, Igor Tolic Sudah Keluhkan Lapangan Latihan Persib
-
Gabung Persija, Aqil Savik Akui Sempat Minta Restu Istri dan Keluarga di Bandung
-
Latihan Dimulai! Igor Tolic Puas Lihat Perkembangan Kondisi Pemain Persib
-
Adam Alis Yakin Persib Bandung Berjaya di Asia, Kedatangan Sandy Walsh dan Ragnar Jadi Modal Besar
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi
-
Isu PTDI Dijual ke Asing Mencuat, Bosnya Akui Prabowo Minta Kerjasama Dengan Industri Global
-
Manga Aksi-Time Travel Fate Rewinder Diadaptasi Anime TV, Tayang April 2027
-
Mikroplastik Tembus Lautan Dalam, Keseimbangan Ekosistem Laut Terganggu
-
5 HP Android dengan Kamera Terbaik yang Dijual di Indonesia, Juaranya Foto dan Video HD
-
First Look Serial Below Rilis, Josh Hartnett Didapuk Jadi Bintang Utama
-
Bagaimana Cara Memilih Jam Tangan Pintar Sesuai Kebutuhan? Ini 5 Tipsnya Sebelum Membeli
-
WALHI Bongkar Eksploitasi Ugal-ugalan di Jawa, Dari Reklamasi Jakarta hingga 20 PSN Jatim
-
Kapal Tenggelam di Selayar Angkut 74 Penumpang
-
Novel Ketika Senja Jatuh di Nara: Kisah Keserakahan dan Luka Masa Lalu