Suara.com - Dominic-Calvert Lewin bersyukur Everton belum menelan kekalahan kendati harus puas bermain imbang di pekan kelima Liga Premier Inggris.
Diberitakan sebelumnya, Everton harus puas mengantongi satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Liverpool dalam Derby Merseyside di Goodison Park, Sabtu (17/10/2020).
Meski mengaku bersyukur, penyerang berusia 23 tahun itu tak menutupi rasa kecewanya bahwa Everton gagal memanfaatkan momentum kebangkitan saat mengimbangi skor 1-1 pada pertengahan babak pertama.
"Pada akhirnya kami harus puas dengan hasil imbang, tetapi tetap ada kekecewaan kami tak bisa memanfaatkan momentum ketika membuat skor 1-1," kata Calvert-Lewin dalam komentar pascalaga dilansir dari laman resmi Everton.
Pasalnya, menurut Calvert-Lewin, timnya mampu bangkit dari ketertinggalan gol cepat Sadio Mane tiga menit setelah sepak mula ketika Michael Keane menyamakan kedudukan pada menit ke-19, sayang hal itu tidak mampu dilanjutkan jadi momentum positif bagi The Toffees.
Liverpool sempat memimpin lagi pada menit ke-72 melalui Mohamed Salah, tetapi Calvert-Lewin sukses melanjutkan tren positifnya selalu mencetak gol dalam lima pertandingan pertama Liga Inggris musim ini.
Torehan keberhasilan Calvert-Lewin jadi pemain Everton pertama yang mencapai hal tersebut setelah Tommy Lawton pada 1938/39 hampir dipupuskan oleh kapten Liverpool Jordan Henderson yang menjebol gawang Jordan Pickford dalam injury time, beruntung wasit Michael Oliver menganulir gol tersebut setelah melihat VAR.
"Saya kecewa karena sangat ingin menang hari ini, demikian juga para penggemar, tentu hal itu membuat frustrasi," kata Calvert-Lewin.
"Tetapi melihat gambaran besarnya kami meraih satu poin untuk pertandingan berikutnya dan belum terkalahkan, dan kami ingin menjaga catatan belum terkalahkan ini berlanjut," pungkasnya.
Baca Juga: Nasib Tragis Chelsea, Tiga Poin Melayang di Akhir Laga Kontra Southampton
Satu poin dari Derby Merseyside memastikan posisi Everton tetap aman di puncak klasemen Liga Inggris setidaknya hingga sepekan ke depan dengan koleksi 13 poin.
Everton bakal berusaha menjaga catatan belum terkalahan tersebut ketika melawat ke markas Southampton dalam laga pekan keenam di St. Mary's, pada 25 Oktober mendatang.
Southampton sendiri pekan ini juga meraih hasil imbang setelah bermain 3-3 melawan Chelsea di Stamford Bridge.
Berita Terkait
-
Tampil Memukau Lawan Timnas Brasil, Liverpool Buru Tanda-tangan Ayyoub Bouaddi?
-
Wataru Endo Mundur dari Jepang, Rekan Setim Kevin Diks Jadi Penggantinya
-
Putra Djibril Cisse Resmi Teken Kontrak Profesional bersama Liverpool
-
Sangat Selektif, Mohamed Salah Pasang Tiga Syarat Utama untuk Calon Klub Barunya
-
Haru! Jelang Piala Dunia 2026, Istri Mendiang Diogo Jota Kirim Surat untuk Andy Robertson
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026