Suara.com - Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho mengatakan timnya lemah secara psikologis saat ditahan imbang 3-3 oleh West Ham di London dalam lanjutan Liga Inggris, pada Minggu (18/10/2020) waktu setempat.
Tottenham sempat unggul tiga gol dalam waktu 16 menit berkat Son Heung-min dan dua gol Harry Kane, yang membuat tuan rumah memegang jalannya pertandingan.
Namun, The Hammers melakukan comeback luar biasa pada 10 menit terakhir pertandingan melalui sundulan Fabian Balbuena dan gol bunuh diri Davinson Sanchez sebelum Manuel Lanzini mengamankan hasil imbang dengan tendangan menakjubkan dari jarak jauh.
Usai pertandingan, manajer Jose Mourinho mengatakan timnya pantas mendapatkan hukuman karena lemahnya mental mereka di babak kedua.
"Sepak bola. Tentu saja saya harus menganalisis babak kedua dan harus melakukannya secara internal, tetapi bagi Anda saya lebih suka mengatakan sepak bola terjadi, dan memuji kegigihan West Ham," katanya kepada Sky Sports usai pertandingan.
“Tidak mudah untuk kalah 3-0 dan didominasi, untuk terus menjaga kepercayaan. Saya tahu mereka adalah tim yang berbeda dengan musim lalu, tetapi kehilangan keunggulan tiga gol adalah hukuman besar dan pada akhirnya kami pantas mendapatkannya."
"Saya sudah menemukan dengan menganalisis dari pinggir lapangan, beberapa hal benar-benar di luar konteks, tendangan bebas tidak langsung, gol bunuh diri, yang ketiga adalah tendangan bebas dan bola kedua, rebound."
"Permainan terkendali, Harry Kane hampir mencetak gol keempat ketika bola membentur tiang, Gareth Bale untuk menyelesaikan permainan."
"Inilah sepakbola, kami bisa unggul 3-0 lalu disamakan 3-3," tutup pelatih asal Portugal tersebut seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Alami Cedera Horor, Virgil van Dijk Janji Kembali Lebih Kuat
Berita Terkait
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
-
Real Madrid Resmi Tunjuk Jose Mourinho Sebagai Pelatih
-
Putra Djibril Cisse Resmi Teken Kontrak Profesional bersama Liverpool
-
Selidiki Dugaan Pelanggaran Bos West Ham, Polisi Inggris Terima Laporan Tambahan
-
Josko Gvardiol Dihadapkan pada Dua Pilihan, Bertahan di Manchester City atau Gabung Real Madrid
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Bosnia Kejutkan Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Gol Lukic Bungkam Tuan Rumah
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Duo Korsel Memimpin
-
Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026