Suara.com - Penyerang Timnas Indonesia U-19, Amiruddin Bagus Kahfi, dikabarkan sudah pulih dari cedera. Namun, Bagus tak bisa langsung ikut serta dalam training camp (TC) Timnas U-19 karena harus ada syarat yang dipenuhi.
Seperti diketahui, Bagus mengalami cedera yang cukup parah di daerah pergelangan kaki. Cedera tersebut didapatkannya ketika bermain untuk tim Garuda Select jilid II melawan Reading U-18 pada Maret 2020 lalu.
Cedera tersebut membuat pemain Barito Putera itu absen dari beberapa TC yang dilakukan oleh Timnas Indonesia U-19. Selama itu, sang pemain terus menjalani pemulihan cederanya di Inggris.
Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi Bagus Kahfi. PSSI pun menunggu sertifikat pulih cedera dari dokter yang menangani adik kandung Bagas Kaffa ini.
"Untuk masalah Bagus ini, kita sedang menunggu dokternya bilang kalau Bagus benar-benar pulih. Kalau biasanya dokter Timnas pasti meminta dulu sertifikat tanda sembuh," kata Indra Sjafri saat dihubungi oleh awak media lewat pesan WhatsApp.
"Sekarang kami sedang melakukan komunikasi dan pantau perkembangan dari Bagus," tambah mantan pelatih Bali United tersebut.
Kedatangan Bagus bisa membuat lini depan Timnas U-19 semakin kuat. Pelatih Shin Tae-yong bisa banyak pilihan di lini depan tim besutannya. Apalagi, Bagus pernah menjadi andalan lini depan tim nasional.
Saat ini Timnas Indonesia U-19 diisi lima penyerang. Mereka adalah Irfan Jauhari, Saddam Gaffar, Braif Fatari, Mohammad Bahril Fajar Fahreza, dan Jack Brown.
Namun, hanya Saddam yang berposisi sebagai penyerang utama. Dengan adanya Bagus, Shin Tae-yong tentu bisa lebih memaksimalkan lini depan skuat berjuluk Garuda Nusantara itu.
Baca Juga: Lawan Bosnia-Herzegovina, Beckham Tegaskan Timnas U-19 Tak Mau Kalah Lagi
Akan tetapi, Bagus harus mengejar ketertinggalan dari rekan-rekan lainnya setelah lama absen berada di lapangan hijau, agar Shin Tae-yong mau memanggilnya.
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ramai Bukan Berarti Aman: Mengapa Perempuan Masih Waspada di Malioboro?
-
Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Pasar Modal Beri Respon Mengejutkan
-
RDF Rorotan Belum Beroperasi Maksimal, Ternyata Ini Kendala Utamanya
-
5 Rekomendasi Bedak Wardah untuk Menutupi Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
-
Penampakan Terbaru Mojtaba Khamenei, Media AS Malah Sebar Cerita Konspirasi
-
Jokowi Masih 'Lengket' di Hati Rakyat, Akankah Jadi Bayang-bayang bagi Pemerintahan Prabowo?
-
Bela Tambang Rakyat, DPR Papua Tengah Minta Papan Satgas PKH di KM 95 dan KM 102 Dicabut
-
Mawar Merah Matahari: Aksi Seru si Gadis Pembunuh Bayaran Mencegah Perang
-
Bukan Cuma Soal Teknologi Canggih, Ini yang Harus Disiapkan Dokter Sebelum Operasi Robotik
-
Pameran Senang Riang Lagu Anak Lokananta Ditutup dengan Musikalisasi Puisi