Suara.com - Ilkay Gundogan mengatakan jika seleksi pemain biasanya menjadi yang dihadapi manajer Manchester City Josep Guardiola di setiap pertandingan. Menurut Gundongan, manajer yang akrab disapa Pep itu biasanya akan mengambil keputusan di detik-detik terakhir.
Gundogan pun menjadi salah satu gelandang yang kerap duduk dibangku cadangan. Namun kini dirinya kerap mendapat kesempatan bermain menyusul cedera dan COVID-19 yang melanda skuat The Citizens.
Sebagaimana diketahui, playmaker Kevin De Bruyne, penyerang Gabriel Jesus dan dua pemain bertahan Aymeric Laporte dan Nathan Ake tengah dilanda cedera dan COVID-19.
Ketika City menang 3-1 melawan Porto di ajang Liga Champions, Kamis (22/10/2020), daftar pemain yang berada di ruang perawatan pun semakin panjang. Fernandinho dipastikan bakal absen selama enam pekan setelah mengalami cedera kaki dalam pertandingan itu.
"Saya kira kami kesulitan saat ini," kata Gundogan kepada BT Sport seperti dikutip Reuters.
"Fernandinho keluar pada menit-menit terakhir. Kami menghadapi sejumlah pemain yang cedera. Kami memiliki pemain yang dalam kondisi berbeda-beda. Bahkan saya belum 100 persen karena baru saja bebas dari COVID."
"Kami semua berada pada momen yang berbeda. Ini menantang musim ini dan untuk sementara belum akan berakhir."
"Pasti akan sulit bagi Pep untuk memilih 11 pemain karena sejumlah pemain akan kelelahan, mereka tak bisa bermain pada setiap laga, yang lain mesti bermain," sambung Gundogan.
"Tentu kami senang kami punya skuat besar tetapi belum semua siap dan tidak semua pemain (dalam kondisi) 100 persen."
Baca Juga: Real Madrid Tumbang, Presiden Klub Sambangi Zidane dengan Wajah Merah Padam
Di pertandingan berikutnya, City akan menghadapi West Ham United di laga tandang pada 24 Oktober.
Sejauh ini City baru melakoni empat pertandingan Liga Premier yang berakhir dengan dua kemenangan, satu imbang dan satu kali tumbang. Mengantongi tujuh poin, The Citizens masih tercecer di posisi 11 klasemen sementara.
Berita Terkait
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions