Suara.com - Matchday 2 Liga Champions 2020/2021 dari Grup H bakal menyuguhkan partai menarik, Kamis (29/10/2020) dini hari WIB. Manchester United akan menerima lawatan tim Jerman yang merupakan semifinal kompetisi musim lalu, RB Leipzig.
Partai Manchester United vs RB Leipzig akan tersaji di Old Trafford dini hari nanti pada pukul 03.00 WIB.
Kedua tim sendiri kini tengah mengusai klasemen sementara Grup H. Manchester United meraih kemenangan impresif 2-1 di markas Paris Saint-Germain pada matchday 1 lalu, sementara RB Leipzig menang 2-0 di kandang atas wakil Turki, Istanbul Basaksehir.
Soal form terkini, di laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021 akhir pekan lalu, Manchester United ditahan imbang 0-0 oleh Chelsea di Old Trafford.
Start minor di musim ini pun membuat tim Setan Merah asuhan Ole Gunnar Solskjaer masih terdampar di peringkat ke-15 papan klasemen, meski telah melakoni lima pertandingan.
Di sisi lain, RB Leipzig yang dibesut Julian Nagelsmann masih menjalani awal musim yang cukup luar biasa di kampanye 2020/2021 ini.
Dayot Upamecano dan kolega masih belum terkalahkan di Bundesliga musim ini; menang empat kali dan seri satu kali.
Tak ayal, Die Roten Bullen --julukan RB Leipzig-- kini tengah memuncaki klasemen sementara Liga Jerman dengan keunggulan satu poin atas Bayern Munich.
Teranyar, armada Nagelsmann menang 2-1 saat menerima lawatan Hertha Berlin di Red Bull Arena.
Baca Juga: Ronaldo Absen, Ini Dua Pemain Juventus yang Diwaspadai Pelatih Barcelona
Bicara soal data fakta, Manchester United dan RB Leipzig sebelumnya belum pernah bertemu di laga resmi. Ini akan menjadi pertemuan perdana kedua tim di kancah Eropa.
Manchester United sendiri sejatinya pantas merasa inferior menatap laga dini hari nanti, meski mereka lebih diunggulkan untuk menang serta bakal bermain di kandang sendiri.
Bicara sisi historis, Setan Merah telah kalah empat kali dalam enam laga kandang terakhir mereka di pentas Liga Champions.
Meski demikian, Manchester United tercatat tak pernah kalah dalam 10 laga kandang pamungkas mereka melawan tim-tim Jerman; menang tujuh kali dan seri tiga kali.
Di sisi lain, RB Leipzig, klub yang baru berdiri pada 2009, tercatat memenangi sembilan dari 17 laga yang sudah mereka mainkan di ajang Liga Champions; menang sembilan kali, seri tiga kali, serta kalah lima kali.
Sedangkan satu-satunya duel RB Leipzig dengan tim Inggris adalah melawan Tottenham di babak 16 besar Liga Champions musim 2019/2020 lalu.
Berita Terkait
-
Kunjungi Indonesia, Legenda MU Edwin van der Sar Soroti Masa Depan Skuad Garuda
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota