Suara.com - Pelatih Juventus Andrea Pirlo mengungkapkan bahwa dia tidak memiliki banyak pilihan pemain usai skuatnya dipermalukan Barcelona di matchday kedua fase grup G Liga Champions.
Pada pertandingan bigmatch Liga Champions di Stadion Allianz, Torino, Italia, Kamis (29/10/2020) dini hari WIB, Juventus dibuat malu setelah menelan kekalahan 0-2 oleh Barcelona.
Ousmane Dembele membuka kemenangan Barcelona di menit ke-14. Juventus yang mencoba menyamakan kedudukan harus bermain dengan sepuluh orang setelah Merih Demiral mendapatkan kartu merah menit ke-85.
Memasuki injury time, giliran Lionel Messi mencetak gol dari titik penalti dan membuat Juventus harus mengakui keunggulan Barcelona 2-0.
Namun demikian, Juventus tidak tampil dengan kekuatan penuh menghadapi Barcelona. Giorgio Chiellini, Matthijs de Light, dan Alex Sandro masih dibekap cedera.
Sementara pemain andalannya Cristiano Ronaldo masih menunjukkan positif virus Corona. Tidak heran, Pirlo harus memanfaatkan pemain yang ada untuk dimainkan di laga penting ini.
"Kami tahu akan sulit melawan tim yang memainkan sepak bola bagus, yang terbiasa bermain di level ini, sementara kami sedang dalam proses," kata Pirlo kepada Sky Sport Italia seperti dilansir Football Italia.
"Pada akhirnya, ini adalah pertandingan yang akan berguna bagi kami untuk tumbuh dan berkembang di masa depan,” lanjut sang pelatih .
"Saya berharap untuk memiliki lebih banyak pemain yang kembali segera, karena saya tidak memiliki banyak pilihan dan mereka yang saya mulai harus bermain hampir 90 menit dua kali seminggu."
Baca Juga: Cetak Hat-trick Perdana untuk Manchester United, Rashford: Bikin Nagih!
"Hal itu tidaklah mudah bagi mereka, terutama saat mereka masih muda dan belum berpengalaman," kata Pirlo.
Meski tetap membidik kemenangan, Pirlo juga masih dalam transisi untuk membangun skuatnya yang diinginkan, mengingat dia baru diangkat sebagai pelatih Juventus pada Agustus lalu.
“Klub sepak bola memiliki era, kami punya pemain besar dengan banyak pengalaman internasional. Sekarang ereka sebagian besar lebih muda, jadi perlu beberapa saat untuk meningkatkan mereka ke level tersebut."
"Mereka mencoba untuk menciptakan sesuatu di sana, tapi kami perlu bekerja dan berkembang sampai kami bisa bermain melawan Barcelona dengan level yang sama," pungkas Pirlo.
Berita Terkait
-
Cremonese Tak Permanenkan Emil Audero, Timnas Indonesia Bakal Miliki 2 Wakil di Liga Champions?
-
Feyenoord Pecat Robin van Persie, Tak Puas Meski Finis Peringkat Dua Eredivisie
-
Roberto Martinez Sebut Bernardo Silva Cocok Perkuat Barcelona
-
Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
-
Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Bikin Heboh Bekasi, Eks Liverpool Daniel Sturridge Mendadak Muncul di Episode 4 Second Chance
-
Pelatih Mozambik Blak-blakan Alasan Tanpa Dua Bintang Eropa Hadapi Timnas Indonesia
-
Jelang Lawan Mozambik, Justin Hubner Masih Jalani Latihan Terpisah
-
Timnas Indonesia vs Mozambik, John Herdman: Jangan Besar Kepala Usai Hajar Oman!
-
Cremonese Tak Permanenkan Emil Audero, Timnas Indonesia Bakal Miliki 2 Wakil di Liga Champions?
-
Timnas Indonesia Bisa Naik Lagi di Ranking FIFA Jika Kalahkan Mozambik
-
5 Dampak Kedatangan Shin Tae-yong di Persija bagi Persaingan Super League
-
Masa Pemulihan, Mees Hilgers Bersyukur Diizinkan Berlatih Bersama Timnas Indonesia
-
Cetak Gol Beruntun, Pio Esposito Tegaskan Selalu Maksimal untuk Italia
-
Media Korea Selatan Soroti Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija Jakarta