Suara.com - Fullback kanan andalan Timnas Indonesia U-19, Bagas Kaffa, mendukung pemain-pemain keturunan menghiasi tim Garuda Nusantara. Ia pro saja dengan wacana ini, asalkan pemain-pemain tersebut memiliki kualitas mumpuni.
Seperti diketahui, pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong memang sedang mencari kerangka terbaik untuk tim besutannya, yang akan berlaga di Piala Asia U-19 serta Piala Dunia U-20 2021.
Salah satu cara membuat skuat Timnas U-19 kompetitif adalah dengan menjajal pemain-pemain keturunan. Nantinya, mereka akan dikombinasi dengan para pemain lokal.
Sejauh ini, juru taktik asal Korea Selatan itu sudah mencoba empat pemain keturunan, yakni dalam training camp (TC) di Kroasia belum lama ini.
Mereka adalah Elkan Baggott, Jack Brown, serta Kelana dan Luah Mahessa. Rencananya, akan ada beberapa pemain keturunan lainnya yang bakal dijajal kemampuannya oleh Shin Tae-yong.
"Saya tidak masalah ada pemain keturunan di Timnas Indonesia U-19. Tapi, yang penting pemain keturunan itu harus memiliki kualitas yang bagus, jadi bisa membantu tim dalam setiap pertandingannya," kata Bagas saat dihubungi awak media lewat WhatsApp.
Menurut Bagas sendiri, empat pemain keturunan yang sudah bergabung dengan TC Timnas Indonesia U-19 memiliki kemampuan yang bagus.
Namun untuk Kelana dan Luah, menurutnya masih harus adaptasi lagi meski keduanya relatif sudah cukup baik.
"Kalau dua pemain baru yang datang menurut saya mereka bagus, tapi mungkin kurang beradaptasi saja dengan pemain-pemain lain. Mereka juga kan baru bergabung pada saat TC Kroasia sudah mau selesai," pungkas pemain Barito Putera itu.
Baca Juga: Shin Tae-yong akan Jajal Pemain Keturunan di TC Timnas U-19 Berikutnya
Skuat Timnas Indonesia U-19 saat ini sedang diberi libur, setelah tiba di Tanah Air dari Kroasia pada Selasa (27/10/2020) malam lalu.
Para penggawa Garuda Nusantara rencananya akan kembali berlatih secara virtual pada 4 November mendatang.
Berita Terkait
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
-
Nova Arianto Pasang Badan untuk Mathew Baker Usai Timnas U-19 Tersingkir dari Piala AFF 2026
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif