Suara.com - Lanjutan Liga 1 2020-2021 baru akan bergulir pada Februari tahun depan. Mengingat waktu yang cukup lama tentu pemain bisa dilanda kebosanan.
Apalagi, banyak klub yang sudah meliburkan aktivitas latihan bersama-sama di lapangan. Kondisi tersebut tentu membuat para pemain mencari cara agar bisa tetap bermain sepakbola.
Salah satu caranya yaitu dengan mengikuti turnamen antar kampung atau yang lebih populer disebut Tarkam. Namun, ada klub yang melarang pemainnya ikut Tarkam seperti Barito Putera.
Manajer Barito Putera, Mundari Karya, menjelaskan alasannya melarang Bayu Pradana dan kawan-kawan ikut tarkam. Salah satunya adalah keselamatan pemain, mengingat Tarkam biasanya tak profesional.
"Kalau Tarkam janganlah ini buat keselamatan mereka," kata Mundari saat berbincang dengan Suara.com lewat sambungan telepon, Selasa (3/11/2020).
Akan tetapi, Mundari membolehkan pemainnya tampil bersama dengan komunitas atau temannya sesama pesepakbola. Namun, dengan salah satu syarat yakni main di lapangan yang bagus.
"Kalau main dengan komunitas, lapangannya bagus, lalu main dengan sesama rekan tak masalah. Kalau Tarkam jangan," ucapnya.
Sementara terkait kompetisi, Mundari memberikan saran agar dihentikan. Ia ingin PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) fokus untuk musim baru.
Akan tetapi, PT LIB telah menyusun jadwal Liga 1 bakal tetap dilanjutkan dengan title baru musim 2020/2021. Jika sesuai rencana, kompetisi kasta teratas di Tanah Air itu kick off pada Februari 2021.
Baca Juga: Tira Persikabo Desak PSSI Segera Tentukan Format Liga 1 2020/2021
"Kami mau dihentikan saja rencanakan tahun depan saja, Februari-Maret bisa buat pra kompetisi buat turnamen segala macam. Sehingga setelah Piala Dunia U-20 2021 (Mei-Juni 2021) bisa kompetisi musim baru, kalau sekarang rumit," pungkasnya.
Liga 1 seharusnya sudah bergulir awal Oktober lalu. Namun, ditunda karena kepolisian tidak memberikan izin dengan pertimbangan penyebaran virus corona yang masih tinggi di Tanah Air.
Sempat ada angin segar Liga 1 akan kick off pada November 2020. Lagi-lagi rencana ini tak bisa direalisasikan karena kepolisian belum juga menerbitkan izin dengan alasan serupa, ditambah sedang fokus mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada akhir tahun ini.
Berita Terkait
-
Gagal Promosi, Teco Ajak Manajemen Evaluasi Barito Putera
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
-
Persiapan Maksimal, Teco Optimis Barito Putera Raih Kemenangan di Laga Perdana Championship
-
Telan 4 Kekalahan, Sinyal Bahaya PSIM Yogyakarta Jelang Hadapi Super League
-
BRI Super League: Novan Setya Sasongko Ungkap Target dengan Madura United
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Kebut RUU Ketenagakerjaan Berkeadilan, Dasco Undang Pemimpin Serikat-serikat Buruh
-
5 Zodiak yang Paling Posesif Cemburuan dan Suka Mengontrol Pasangan
-
Semua Komponen Ada di RI, Prabowo Luncurkan Motor Listrik MoLiNas Garapan Anak Bangsa
-
Penyelundupan 98 Burung Ilegal ke Jawa Berakhir di Pelabuhan Bakauheni
-
73 Akun Medsos Sebarkan Berita Bohong Soal Warung Desa Bakal Ditutup Gara-Gara Kopdes
-
Prabowo Siapkan Skema Tukar Motor Bensin dengan Motor Listrik
-
4 Sisi Gelap Emily dalam A Rose for Emily yang Bikin Merinding
-
DPLK BRI Dipercaya Kelola Dana Pensiun 3.000 Pegawai Unpad
-
UPH Festival 2026 Bekali Hampir 7.000 Mahasiswa Baru Temukan Jati Diri dan Panggilan sebagai Menemu
-
Panas Mendidih! Penampakan Kentang Baru Dipanen Meleleh seperti Habis Direbus