Suara.com - Pemain Barcelona Rigui Puig dipastikan tidak akan memperkuat Timnas Spanyol U-21 untuk pertandingan bulan ini. Nama Puig dicoret dari daftar oleh pelatih Luis de la Fuente.
Puig tidak disertakan menyusul minimnya jam bermain yang didapatkan di klub. Minimnya peluang untuk bermain di bawah arah Ronald Koeman pun sudah merupakan risiko yang diambilnya ketika menolak tawaran pelatih asal Belanda itu untuk dipinjamkan ke klub lain.
Sembilan menit. Itulah waktu yang Riqui Puig habiskan bermain untuk Barcelona musim ini. Sejak ditunjuk sebagai pelatih Barcelona, Ronald Koeman telah memperingatkan pemain berusia 21 tahun itu tentang kurangnya waktu bermain yang akan dia terima jika dia bertahan.
Namun ketika itu Puig memutuskan untuk tetap bertahan di Camp Nou.
"Tidak benar bahwa dia tidak ada dalam rencanaku," kata Koeman tentang Puig pada 19 September lalu.
"Saya telah berbicara dengannya. Saya berbicara dengan para pemain muda - mereka harus bermain. Mereka tidak bisa berada di sini jika tidak bermain," sambungnya seperti dimuat Marca.
"Saya katakan kepadanya bahwa dia mengalami kesulitan dan bahwa ada banyak persaingan. Tidak lebih."
"Saya mengatakan kepadanya bahwa dia memiliki masa depan di sini, tetapi itu terserah dia. Saya merekomendasikan agar dia pergi dengan status pinjaman. Pada usia 20 tahun, para pemain muda harus bermain. Mereka tidak bisa berhenti [bermain] untuk jangka waktu tertentu."
Terlepas dari saran Koeman dan tawaran sejumlah klub yang ingin meminjamnya, Puig bekerja keras untuk bisa mendapat kesempatan bermain. Namun pemain muda itu kalah bersaing.
Baca Juga: Ansu Fati Cedera, Manchester United Bisa Kena Imbasnya
Formasi 4-2-3-1 Koeman juga membatasi peluang Puig bermain, mengingat hanya ada dua slot yang tersedia di lini tengah lini tengah.
Penampilan satu-satunya datang sebagai pemain pengganti Sergi Roberto di menit ke-81 kekalahan Barcelona dari Getafe.
Ini tidak ada gunanya bagi Puig, yang kontraknya di Camp Nou akan berakhir pada akhir musim ini.
Sejak melakukan debutnya di tim utama melawan Huesca pada April 2019, pemain muda itu tidak mampu mempertahankan tempat reguler baik itu di era kepelatihan Ernesto Valverde, Quique Setien atau Koeman.
Saat ini, Frenkie de Jong, Sergio Busquets, Miralem Pjanic dan Pedri termasuk di antara mereka yang berada di antrean untuk menjadi starter.
Bos Spanyol U-21 Luis de la Fuente memanggil Puig ke skuatnya untuk pertama kali musim ini, dengan gelandang itu bermain melawan Makedonia, Kepulauan Faroe, dan Kazakhstan.
Berita Terkait
-
Barcelona Siap Sikut MU dan Arsenal Demi Bintang Muda Bournemouth Rp1,4 Triliun
-
Robert Lewandowski Berpeluang ke Premier League, Liverpool Disarankan Merekrut
-
Skenario Barcelona Juara LaLiga: Malam Ini atau Pekan Depan Saat Lawan Real Madrid
-
Olivia Rodrigo Hiasi Jersey Barcelona di El Clasico Lawan Real Madrid
-
BRI Debit FC Barcelona Hadirkan Pengalaman Belanja Eksklusif untuk Para Fans
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United