Suara.com - Marcus Thuram, putra pemain legendaris Prancis Lilian Thuram, akhirnya mendapat kesempatan bermain untuk Les Bleus. Jika Marcus mampu memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, bukan tidak mungkin pemain andalan Borussia Monchengladbach itu akan mencapai sukses seperti yang pernah dilakukan sang ayah.
Marcus bepeluang melakoni debutnya bersama Les Bleus di ajang pertandingan persahabatan kontra Finlandia, Kamis (12/11/2020), sebelum Prancis melakoni dua pertandingan UEFA Nations League menghadapi Portugal dan Swedia.
Pelatih Prancis Didier Deschamps merupakan rekan ayah Marcus ketika memenangi Piala Dunia tahun 1998.
Marcus bahkan belum genap berusia satu tahun ketika ayahnya, Lilian, menjadi pahlawan kemenangan Les Bleus di semifinal Piala Dunia Prancis melawan Kroasia.
Membukukan 142 caps untuk negaranya, gol ke gawang Kroasia itu menjadi gol satu-satunya yang dicetak Lilian.
Yang pasti, Deschamps tidak memasukkan nama Marcus karena dia adalah putra dari sahabatnya. Akan tetapi karena memang pemain berusia 23 tahun itu patut mendapat kesempatan.
"Pujian untuk Marcus," kata Deschamps kepada wartawan.
“Dia menunjukkan jika dirinya berada di level berbeda dengan klub."
"Dia memiliki kemampuan untuk membuat perbedaan dengan banyak kekuatan dan kecepatan. Dia mencetak gol, dia membuat gol dan dia memiliki bakat untuk menjadi bagus di pertandingan besar."
Baca Juga: Virgil van Dijk Absen, Wijnaldum Jadi Kapten Timnas Belanda
Hal senada juga dilontarkan junior sang ayah di Timnas, Robert Pires. Kepada Le Parisien, Pires menegaskan jika Marcus pantas mengenakan jersey tim Ayam Jantan.
"Marcus tidak dipilih karena ayahnya," kata Robert Pires kepada Le Parisien seperti dimuat Goal, Rabu (11/11/2020).
“Dia memiliki kekuatannya sendiri, karena dalam sepak bola menjadi putra seorang legenda itu berbahaya."
“Saya ingat Lilian sangat protektif terhadapnya dan menolak untuk mengeksposnya terlalu banyak. Suatu hari, dia mengatakan kepada saya: ‘Saya harap Marcus secara teknis lebih baik dari saya!’ Saya mengatakan kepadanya bahwa itu tidak akan sulit!”
Sepak Terjang Marcus Thuram, dididik di akademi klub kasta kedua hingga dilirik klub Bundesliga
Akademi tim Ligue 2 Sochaux adalah tempat ia menyelesaikan pendidikannya dan menjadi seorang profesional di divisi kedua Prancis pada tahun 2015.
Berita Terkait
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Sorot Mata dan Gestur Badan Rayan Cherki Picu Spekulasi Keretakan di Timnas Prancis
-
Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem
-
Prancis Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026 Pasca Gasak Swedia 3-0
-
Kylian Mbappe Menggila, Siap Kejar Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia!
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Lionel Scaloni Bantah Argentina Diuntungkan Wasit di Piala Dunia 2026: Jangan Percaya Media Sosial
-
Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia