Suara.com - Pelatih kepala Timnas Inggris, Gareth Southgate, menyalahkan kepadatan jadwal pertandingan sepakbola baik level klub maupun internasional, saat ia mengkonfirmasi cederanya bek sentral Joe Gomez.
Gomez cedera lutut dalam sesi latihan jelang laga uji coba internasional Inggris vs Republik Irlandia yang akan dihelat di Wembley, London, Jumat (13/11/2020) dini hari WIB nanti
Akibat cedera itu, sang bek dipulangkan dari kamp Timnas Inggris dan kembali ke kubu Liverpool, yang kini terjebak dalam kriris lini pertahan akut menyusul cederanya Virgil van Dijk, Fabinho, serta Trent Alexander-Arnold.
"Saya tidak bisa bilang seserius apa cederanya, sebab kami belum melakukan pemindaian," kata Southgate seperti dilansir laman resmi UEFA.
"Yang membuat kami khawatir adalah menyaksikannya kesakitan. Tak ada orang di dekatnya ketika cederanya terjadi. Saya pikir cedera ini terjadi imbas padatnya jadwal baik di level klub maupun internasional," ujarnya menambahkan.
Dalam kesempatan itu, Southgate memang melontarkan kritik ihwal padatnya jadwal pertandingan yang dipaksakan berlangsung di tengah pandemi COVID-19.
Gomez misalnya, sudah tampil dalam 15 pertandingan dalam dua bulan terakhir baik bersama Liverpool di Liga Inggris, Liga Champions dan Piala Liga Inggris, serta bersama Timnas Inggris di laga persahabatan internasional dan UEFA Nations League.
"Wacana mengenai penambahan slot pergantian pemain sudah terus bermunculan. Tetapi gambaran besarnya adalah semua orang di olahraga ini harus bahu membahu," kata Southgate.
"Mengingat Piala Dunia 2022 akan digelar pada musim dingin, ini kesempatan bagi semua orang untuk berpikir secara berbeda. Pandemi telah memunculkan banyak kesulitan, tetapi entah mengapa semua pihak malah sepakat memampatkan jadwal dalam durasi yang begitu singkat."
Baca Juga: Hasil Lengkap Laga Persahabatan Semalam: Jerman dan Belgia Menang Tipis
"Kita akan terus melihat banyak pemain cedera. Situasi yang menyedihkan. Ketika Anda melihat dampaknya terhadap orang-orang, itu semakin menyedihkan. Pembicaraan soal ini seharusnya terjadi musim panas kemarin. Seharusnya kita bisa menyesuaikan jadwal secara keseluruhan dan bekerja bersama-sama, tetapi itu tidak terjadi," pungkas eks bek tengah Timnas Inggris itu.
Berita Terkait
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
5 Fakta Menarik Inggris Ditahan Ghana, Rekor Penguasaan Bola Tak Berbuah Kemenangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey