Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyatakan kompetisi Liga 1 Indonesia yang direncanakan bergulir pada Februari-Juli 2021 bisa saja vakum saat Piala Dunia U-20 berlangsung pada 20 Mei hingga 11 Juni 2021.
"Iya, jadi pasti pada saat Piala Dunia misalnya Juni itu, kita berhenti aja dulu tapi lanjutkan nanti, vakum istilahnya," ujar Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita saat dihubungi, Sabtu (14/11/2020).
Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut telah mengalami beberapa kali penundaan. Awalnya, Liga 1 dan Liga 2 akan dimulai Oktober, tetapi dua hari jelang kickoff pihak kepolisian tak memberikan restu.
PSSI dan PT LIB lantas memundurkan kompetisi ke November atau Desember, namun tetap saja kepolisian tak memberikan izin karena sebagian wilayah di Indonesia akan menggelar pemilihan kepala daerah serentak.
Kedua otoritas sepak bola Indonesia itu sepakat bahwa kompetisi mesti dilanjutkan karena akan berdampak pada persiapan menuju Piala Dunia U-20. Mereka kemudian mengalihkan rencana ke Februari 2021.
Namun masalah tak berhenti di sana, sebab sebagian pihak berpandangan bahwa PSSI dan PT LIB menentukan jadwal sekehendak mereka tanpa mempertimbangkan agenda-agenda lain.
Pasalnya, jika bergulir pada Februari, jalannya kompetisi sangat dekat dengan pelaksanaan Piala Dunia U-20. Hal itu dianggap berpotensi mengganggu persiapan Piala Dunia U-20 2021.
Ada juga yang berpandangan bahwa liga bisa tetap jalan beriringan dengan Piala Dunia U-20 sebab tak mengganggu agenda ataupun persiapan timnas Indonesia U-19.
Meski demikian, LIB masih akan menggodok format serta jadwal pertandingan. Semuanya masih coba diolah agar pelaksanaan semua kegiatan sepak bola di Indonesia tahun depan bisa ideal dan tidak berantakan.
Baca Juga: Bukan Pandemi yang Membuat Barcelona Kehilangan Banyak Uang, Tapi Messi
"Jadi karena kita belum tahu nih Piala Dunia (sesuai jadwal atau mundur) anggap saja masih on schedule (sesuai jadwal). Jadi memang kita bersama PSSI sepakat gelar saja liga tanpa ada kegiatan apapun dulu. Tanpa ada yang menghalangi," kata dia.
"Tapi kalau Piala Dunia on schedule, terpaksa kita mendahulukan Piala Dunia. Nanti kita akan kasih tahu ke klub semua. Jadi digelar aja dulu, kalau on schedule kita berhentikan liga setelah itu mulai lagi setelah piala dunia selesai. Itu rencananya," sambungnya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
PSSI Pastikan Stadion Pakansari Siap Jadi Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kongres PSSI 2026 Digelar Berbarengan Timnas Indonesia vs Vietnam
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Rahasia di Balik Tembok Pertahanan Timnas Argentina: Air Suci dan Kayu Aromatik
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya