Suara.com - Karier penyerang Manchester United, Anthony Martial bersama Timnas Prancis tampak sudah tamat prematur setelah hampir tiga tahun tak dipanggil pelatih Didier Deschamps masuk skuat Les Bleus. Performanya yang meredup di rezim kepelatihan Jose Mourinho adalah alasan besar diabaikannya Martial oleh negerinya sendiri.
Akan tetapi, pergantian tampuk kepelatihan Manchester United ke Ole Gunnar Solskjaer praktis jadi berkah tersendiri buat pemain berusia 24 tahun itu, yang sempat digadang-gadang sebagai talenta terbaik yang dimiliki Prancis kala masih merumput bersama AS Monaco serta di musim perdananya bersama Setan Merah pada 2015/2016.
Moncernya performa Martial di bawah Solskjaer membuat kembali dipanggil Timnas Prancis pada Agustus 2020 lalu, bergabung dengan skuat yang memang bertabur bintang-bintang papan atas di dunia sepakbola saat ini.
Dalam tiga jeda internasional terakhir, nama Martial selalu masuk dalam skuat Deschamps, pelatih yang notabene sebelumnya kerap mengkritik penampilan inkonsisten Martial.
Ya, penilaian Deschamps terhadap Martial nampaknya sudah jauh berubah saat ini, dengan penyerang jebolan akademi Lyon itu teranyar tampil apik saat Prancis mengalahkan tuan rumah Portugal 1-0 dalam laga lanjutan UEFA Nations League, Minggu (15/11/2020).
Meski tak mencetak gol, Deschamps nampak cukup terpukau dengan performa pemain dengan pembawaan kalem itu.
"Saya sangat puas dengan performa Anthony, dengan progresnya. Dia selalu bersama kami dalam beberapa periode terakhir ini," kata Deschamps seperti dilansir UtdReport, Senin (16/11/2020).
"Dia tak berada di timnas untuk waktu yang cukup lama, namun dia berubah dalam periode tersebut. Dia berkembang sangat pesat, baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan," sambung mantan kapten Timnas Prancis itu.
"Seiring berjalannya waktu, dia juga semakin dewasa, dia semakin matang. Yang membuat saya gembira adalah dia saat ini semakin terlihat ngotot dalam bermain. Dia jauh berdeterminasi, di mana sebelumnya kita semua sudah tahu soal kualitas yang dimilikinya."
Baca Juga: Timnas Inggris Dilatih Southgate adalah Kesalahan Besar, Harusnya Mourinho
"Dengan Anthony, semuanya terlihat lebih konkret saat ini. Dia tampil bagus lawan Portugal, Sangat disayangkan dia tak mencetak gol, tapi saya pikir dia sangat menjanjikan," tandas mantan gelandang andalan Juventus itu.
Tag
Berita Terkait
-
Sorot Mata dan Gestur Badan Rayan Cherki Picu Spekulasi Keretakan di Timnas Prancis
-
Prancis Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026 Pasca Gasak Swedia 3-0
-
Kylian Mbappe Menggila, Siap Kejar Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia!
-
Kata-kata Didier Deschamps ke Kylian Mbappe Bawa Prancis Mulus Hampir ke Final Piala Dunia 2026
-
Kylian Mbappe Soal Prancis Jumpa Paraguay di 16 Besar: Itu Nanti, Fokus Saya Mencari AC Sekarang!
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Lionel Scaloni Bantah Argentina Diuntungkan Wasit di Piala Dunia 2026: Jangan Percaya Media Sosial
-
Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia