Suara.com - Bek kiri Manchester City, Oleksandr Zinchenko mengatakan dia dan keluarganya mendapat ancaman pembunuhan usai dinilai melakukan blunder dalam laga Jerman vs Ukraina, Minggu (15/11/20) WIB.
Ukraina kalah 1-3 saat menghadapi Jerman dalam laga lanjutan UEFA Nations League. Ukraina sejatinya unggul lebih dulu dalam laga ini berkat gol Roman Yaremchuk pada menit ke-12.
Tetapi, Jerman bisa membalas gol Ukraina pada menit ke-23 melalui Leroy Sane. Skuat asuhan Joachim Low memastikan kemenangan 3-1 dari Ukraina berkat dua gol yang dicetak striker Chelsea, Timo Werner.
Menariknya dalam pertandingan Jerman vs Ukraina, Zinchenko menjadi pemain yang disorot karena melakukan kesalahan fatal yang berujung gol Leroy Sane.
Bintang Manchester City tersebut dituduh sebagai kambing hitam terjadinya gol pertama Jerman. Zinchenko dinilai melakukan eror karena dia kehilangan bola yang berhasil direbut Leon Goretzka.
Kesalahan yang dibuat Zinchenko ini akhirnya berakhir petaka bagi dirinya. Sebab, Zinchenko mengungkapkan dia mendapatkan ancaman pembunuhan pasca pertandingan Jerman vs Ukraina.
"Saya sudah membaca semua hujatan yang ditujukan pada saya dan keluarga setelah pertandingan kemarin. Untung atau tidak, tuntunan sudah menjadi sedemikian rupa sehingga tidak lagi diizinkan membuat kesalahan di daerah lawan," ucap Zinchenko dikutip dari Goal.com pada Selasa (17/11/20).
"Kehilangan bola di daerah lawan, saya ulangi, membuat orang mendoakanmu dan keluargamu meninggal. Merasa bertangggung jawab atas kekalahan itu. Saya beraalih ke pendukung yang memadai yang sayangnya hanya tersisa sedikit. Pertandingan terakhir menanti kami bersamamu, tetap bersama tim," imbuhnya.
Kekalahan dari Jerman membuat Ukraina saat ini berada di tempat ke-3 Grup 4 Liga A UEFA Nations League. Timnas asuhan Andriy Shevchenko ini hanya mengumpulkan 6 poin dari 5 pertandingan.
Baca Juga: Spanyol Vs Jerman, Puja-puji Neuer untuk David de Gea Cs
Sementara itu, lewat pantauan terbaru akun media sosial Instagram Zinchenko dikunci setelah dia mendapatkan hujatan dan ancaman pembunuhan usai pertandingan Jerman vs Ukraina.
Tag
Berita Terkait
-
Deretan Fakta Arsenal Juara Community Shield: Gol 23 Detik Bikin City Babak Belur
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
-
Fantastis! Klub Arab Saudi Bidik Pemain Keturunan Indonesia, Siapkan Dana Rp1 Triliun
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi