Suara.com - Tirbute alias penghormatan untuk mendiang legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona terus berdatangan dari segala penjuru, termasuk dari sederet legenda si kulit bundar lainnya.
Mantan kapten Manchester United dan Timnas Inggris, Bryan Robson tak ragu menyebut Maradona sebagai pemain terbaik di generasinya.
Robson, pria 63 tahun yang dijuluki Captain Marvel berkat permainan apik dan jiwa kepemimpinannya di lapangan hijau, pun mengenang pertemuannya dengan Maradona pada 1984 silam.
Kala itu Robson menjadi kapten Manchester United, sementara Maradona adalah skipper bagi Barcelona. Kedua kubu saling berhadapan di perempatfinal Piala Winners.
Barcelona menang 2-0 pada leg pertama di Camp Nou, namun Maradona dan kolega harus rela tersingkir setelah Manchester United-nya Robson melakoni comeback impresif dengan menang 3-0 di Old Trafford pada leg kedua.
Meski Maradona berhasil 'dimatikan' di Old Trafford, Robson tetap kagum dengan aksi-aksi legenda berjuluk The Golden Boy itu, terutama saat Manchester United bertandang ke Spanyol pada leg pertama.
"Diego Maradona? Apa yang bisa saya bilang, dia adalah yang terbaik di generasi saya, generasi kami. Tak diragukan jika dia adalah salah satu pesepakbola terbaik sepanjang masa, bersama sosok seperti Pele," ucap Robson mengenang Maradona yang meninggal dunia pada usia 60 tahun, seperti dilansir laman resmi Manchester United, Kamis (26/11/2020).
"Pada 1984 saya pernah menyaksikan sendiri kehebatannya di lapangan, menyaksikan magisnya. Kami membalikkan keadaan di Old Trafford, tapi aksi-aksinya sepanjang laga membuat penonton berdecak kagum. Pada leg pertama di Barcelona juga dia amat luar biasa meski tak bermain penuh (Maradona digantikan pada menit ke-71)."
"Kemudian di Piala Dunia 1986, saya bersama Timnas Inggris dan dia bersama Timnas Argentina. Diego seorang diri membawa Argentina juara, kurang lebih seperti itu. Gol-gol yang dia buat di turnamen tidak bisa dipercaya!" tutup pria yang akrab disapa Robbo itu.
Baca Juga: Bambang Pamungkas: Maradona Inspirasi Generasi 80 dan 90-an
Maradona meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) malam WIB tadi akibat serangan jantung. Ia wafat di kediamannya di Kota Tigre, Buenos Aires.
Selama kariernya sebagai pemain, Maradona pernah memperkuat klub-klub top Eropa macam Barcelona, Napoli, hingga Seviila.
Dia juga berstatus legenda di Boca Juniors, meski relatif tak lama membela panji klub raksasa Argentina itu.
Sementara di level internasional, pemilik nama lengkap Diego Armando Maradona itu sukses membawa Timnas Argentina kampiun Piala Dunia 1986 di Meksiko, yang juga melahirkan gol 'Tangan Tuhan' ke gawang Inggris yang termahsyur itu.
Total Maradona mencatatkan 91 caps dan menyarangkan 34 gol selama berseragam La Albiceleste --julukan Timnas Argentina, dan sampai detik ini masih dianggap sebagai salah satu putra terbaik sepakbola negeri tersebut bersama dengan Lionel Messi.
Berita Terkait
-
Sosok 'Pemain Super' Piala Dunia Berdasarkan Statistik: Sundulan Klose, Visi Modric, Skill Messi
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
Profil Stadion Azteca: Saksi Kejayaan Pele dan Maradona, Kini Jadi Arena Pembuka Piala Dunia 2026
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Lionel Messi Dihujat Usai Bertemu Trump, Istri Maradona: Dia Tak Peduli Omongan Orang
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026