- Kunjungan skuad Inter Miami CF ke Gedung Putih memicu perdebatan publik, terutama foto Messi dengan Donald Trump.
- Claudia Villafane menilai publik terburu-buru memberi cap buruk pada Messi, membandingkannya dengan Maradona dan Chavez.
- Villafane menyatakan Messi bebas menentukan pilihan berdasarkan insting tanpa terlalu memikirkan komentar orang lain.
Suara.com - Kunjungan skuad Inter Miami CF ke Gedung Putih setelah menjuarai MLS memicu perdebatan luas.
Foto Lionel Messi bersama Donald Trump menjadi sorotan, terutama karena muncul di tengah serangan AS-Israel ke Iran.
Komentar pun datang dari berbagai pihak, termasuk Claudia Villafane, istri mendiang legenda Argentina, Diego Maradona.
Claudia menilai publik terlalu terburu-buru memberi cap buruk kepada Messi dan kemudian membandingkan dengan Maradona dan hubungannya dengan tokoh politik kiri seperti Hugo Chavez.
“Saya melihat fotonya, lalu orang-orang membandingkannya dengan foto Diego bersama Chávez. Orang memang seperti itu,” kata Villafane kepada Radio La Red dilansir dari Ole.
Menurutnya, akan selalu ada pihak yang setuju dan tidak setuju dengan langkah Messi.
Ia menegaskan bahwa pemain Inter Miami itu berada dalam posisi yang bisa menentukan pilihannya sendiri.
“Dia berada di posisi di mana dia bisa memutuskan tanpa harus memikirkan apa yang akan dikatakan orang lain,” ujarnya.
“Dia memang selalu seperti itu, tidak pernah terlalu memikirkan komentar orang.”
Baca Juga: Akademisi Nilai Pernyataan Trump soal Iran Lebih Bernuansa Tekanan Psikologis
Villafane juga menilai Messi sering bertindak berdasarkan intuisi.
Dalam pandangannya, hal tersebut adalah cara yang wajar bagi seseorang dalam mengambil keputusan.
“Saya pikir dia bergerak berdasarkan insting, melakukan apa yang dia rasa benar,” katanya.
“Semua orang seharusnya bisa seperti itu, meski kadang sulit karena semua orang merasa berhak berpendapat, terutama di media sosial.”
Selain membahas kontroversi tersebut, Villafane juga bercerita tentang hubungannya dengan Messi.
Ia mengaku tetap menyapa sang bintang jika bertemu secara langsung.
Berita Terkait
-
Akademisi Nilai Pernyataan Trump soal Iran Lebih Bernuansa Tekanan Psikologis
-
Ribuan Berkas Epstein Files Mendadak Hilang, Banyak Singgung Donald Trump
-
AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran
-
Bocah Iran Marah Lihat Messi Haha Hihi Ketemu Trump, Buang Jersey Inter Miami ke Tong Sampah
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Calon Pemain Baru Manchester United Gantikan Wesley Franca di Piala Dunia 2026
-
Tak Tergoyahkan, Florentino Perez Kembali Terpilih Jadi Presiden Real Madrid hingga 2030
-
Peta Kekuatan Timnas Ghana Piala Dunia 2026, Kombinasi Pemain Senior Jadi Modal Tempur Black Stars
-
Tak Jual Michael Olise, Presiden Bayern Munich Tegas Tolak Real Madrid
-
Roberto Martinez Sebut Bernardo Silva Cocok Perkuat Barcelona
-
Pelatih Denmark Ungkap Kondisi Christian Eriksen Usai Kolaps Saat Lawan Ukraina
-
Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
-
Sisi Gelap Shin Tae-yong Setelah Dipecat Timnas Indonesia
-
Krisis Visa Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kapten Ehsan Hajsafi Pertanyakan Kinerja FIFA
-
Dear Jakmania! Shin Tae-yong Pernah Dipecat 66 Hari Saat Jadi Pelatih Klub Ini