Suara.com - Levante menghentikan momentum kemenangan beruntun Valladolid setelah gol penalti menjelang akhir laga memaksakan skor imbang 1-1 di pekan ke-11 Liga Spanyol di Stadion Jose Zorrilla, JumatSabtu WIB).
Valladolid yang menduduki dasar klasemen hingga sepekan jelang jeda internasional, memasuki pertandingan kali ini dengan bekal dua kemenangan beruntun.
Tim besutan Sergio Gonzalez itu bahkan berhasil memimpin atas tamunya pada menit ke-57 berkat gol sundulan Maranhao yang menyelesaikan umpan silang Oscar Plano.
Sesudah gol itu, Valladolid kian mantap untuk menerapkan pola permainan bertahan dan mengandalkan serangan balik, sayang peluang bagus dari umpan Fabian Orellana pada menit ke-79 dibuang sia-sia oleh Ruben Alcaraz yang tembakannya melenceng di kanan gawang.
Kegagalan itu belakangan harus dibayar agak mahal, sebab pada menit ke-82 Joaquin Fernandez melakukan pelanggaran terhadap Dani Gomez di area terlarang tak memberi pilihan bagi wasit Valentin Pizarro Gomez selain menunjuk titik putih.
Kesempatan itu sukses dimanfaatkan oleh Jose Campana untuk menaklukkan kiper Jordi Masip dan menyamakan kedudukan 1-1.
Pada menit ketiga injury time, Valladolid kembali memperoleh peluang bagus untuk mengamankan tiga poin penuh ketika Joaquin berusaha membayar kesalahannya dengan mengirim umpan bagus ke dalam kotak penalti, tetapi tembakan Jota masih bisa dihentikan oleh kiper Dani Cardenas.
Skor 1-1 membuat posisi kedua tim di klasemen sementara tak berubah. Valladolid masih di urutan ke-17 dengan koleksi 10 poin, unggul dua poin atas Levante (18) di batas zona degradasi, demikian catatan laman resmi Liga Spanyol.
Kedua tim akan kembali merumput untuk pekan ke-12 Liga Spanyol pada Sabtu (5/12), ketika Valladolid bertandang ke markas Atletico Madrid dan Levante menjamu Getafe, demikian Antara.
Baca Juga: Badai Cedera Hantam Real Madrid, Zidane Salahkan Jadwal Padat
Berita Terkait
-
Liga Spanyol: Joan Laporta Resmi Mengundurkan Diri sebagai Presiden Barcelona
-
Hansi Flick: Barcelona Baru Tampil Baik pada Babak Kedua Kontra Mallorca
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Pesta Gol Atletico Madrid di La Cartuja, Pasukan Diego Simeone Hancurkan Real Betis 5-0
-
Sinyal Kuat untuk Pensiun? Baru Gabung ke Girona, Marc-Andre ter Stegen Langsung Cedera
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Persib Bandung Berantakan Dibantai Ratchaburi FC, Bojan Hodak Akui Lawan Jauh Lebih Baik
-
Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi
-
Raja Assist Super League, Waktunya Ezra Walian Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman?
-
Skenario Persib Bandung Lolos Final ACL Usai Dihajar Ratchaburi, Masih Ada Harapan di Leg Kedua?
-
Persib Tak Berdaya di Hadapan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
-
Buntut Sanksi FIFA, Manajer Timnas Indonesia Diganti?
-
Dua Pemain Jong Ajax Keturunan Indonesia, Siapa yang Bisa Susul Maarten Paes Bela Garuda?
-
Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
-
Alasan Jordi Cruyff Pilih Calon Nakhoda Timnas Indonesia Latih Jong Ajax