Suara.com - Kapten Liverpool, Jordan Henderson mengakui ingin melihat sistem video assistant referee alia VAR dicampakkan untuk kembali ke sepakbola 'normal', setelah tiga keputusan buruk menimpa timnya di laga pekan ke-10 Liga Inggris 2020/2021 melawan tuan rumah Brighton, Sabtu (28/11/2020) malam WIB tadi.
Brighton memperoleh hasil seri 1-1 di AMEX Stadium berkat gol telat, setelah mendapatkan tendangan penalti pada injury time akibat wasit Stuart Attwell melihat monitor VAR untuk memutuskan bek sayap Liverpool, Andy Robertson telah mengganjal striker Danny Welbeck.
Bukan hanya itu, dua gol Liverpool dianulir VAR karena dianggap offside.
Henderson menilai keputusan penalti itu salah. Ia begitu geram, sampai-sampai meminta VAR tak lagi digunakan!
"Saya tak mau berbicara atas siapa pun tetapi pandangan saya menyebutkan saya akan (tak menggunakan VAR). Saya hanya ingin bermain sepakbola secara normal," kata Henderson seperti dikutip Reuters.
"Saya melihat Kevin De Bruyne (gelandang Manchester City) menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa sistem itu sudah mengubah begitu banyak aturan yang kami tak tahu lagi apa itu. Bagi saya hal itu masalah besar. Kita membicarakan contoh setiap saat dan bukannya sepakbola. Menurut saya, saya lebih memilih tanpa VAR."
"Jika mereka offside, Anda melakukan hal lain, lalu apa yang bisa Anda lakukan? VAR yang ketiga, saya tak tahu, itu bukan penalti. Anda boleh menyebut saya biasa tetapi jika Anda tanya empat atau lima pemain mereka mereka akan mengatakan hal yang sama...Anda merasa berat ada banyak keputusan yang merugikan Anda tetapi hari ini keputusan itu bagi saya membingungkan," tutup sang gelandang sentral.
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp sendiri bereaksi lebih tenang, tidak seperti biasanya.
"Saya kira keputusan-keputusan itu sudah benar. Anda ingin saya mengucapkan apa? Saya bilang itu memang penalti karena wasit sudah meniupnya setelah melihatnya," kata Klopp dengan nada sindiran.
Baca Juga: Dramatis! Dua Gol Dianulir, Liverpool Batal Menang di Markas Brighton
Berita Terkait
-
Andoni Iraola Dilaporkan Incar Kursi Pelatih Liverpool, Rela Tolak AC Milan
-
Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk
-
Kontrak Mikel Arteta di Arsenal Segera Diperpanjang Usai Akhiri Puasa Gelar Liga Inggris
-
Pep Guardiola Dikabarkan Tertarik Latih Timnas Inggris
-
Arsenal Diklaim Belum Puas dengan Viktor Gyokeres, Aktif Cari Striker di Bursa Transfer
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens