- CEO Red Bull, Oliver Mintzlaff, membantah keras isu mengenai ancaman pemecatan Jurgen Klopp dari jabatannya.
- Klopp telah menjabat sebagai Global Head of Soccer Red Bull sejak Januari 2025, menyusul kepergiannya dari Liverpool Mei 2024.
- Mintzlaff menyatakan Red Bull puas terhadap kontribusi Klopp dalam membangun filosofi sepak bola terpadu klub.
Suara.com - Isu mengejutkan soal masa depan Jurgen Klopp langsung dibantah keras oleh petinggi Red Bull.
CEO proyek dan investasi Red Bull, Oliver Mintzlaff, menyebut kabar bahwa Klopp terancam meninggalkan jabatannya sebagai tidak berdasar.
Klopp resmi menjabat sebagai Global Head of Soccer Red Bull sejak Januari 2025, beberapa bulan setelah meninggalkan Liverpool pada Mei 2024.
Sebelumnya, laporan media Austria, Salzburger Nachrichten menyebut bahwa posisi Klopp berada dalam ancaman karena dinilai kurang menunjukkan progres olahraga di jaringan klub Red Bull.
Disebutkan pula bahwa Red Bull tidak akan menghalangi Klopp jika ingin kembali melatih, di tengah rumor ketertarikan dari Real Madrid maupun Timnas Jerman.
Namun kabar tersebut langsung ditepis oleh Mintzlaff.
Dalam pernyataannya kepada The Athletic, Mintzlaff menyebut laporan itu sebagai omong kosong dan sama sekali tidak berdasar.
Sebaliknya, ia menegaskan bahwa Red Bull sangat puas dengan kontribusi Klopp.
Menurutnya, mantan pelatih Liverpool dan Borussia Dortmund itu aktif berkomunikasi dengan pelatih dan direktur olahraga di seluruh jaringan klub.
Baca Juga: Legenda Real Madrid Buka Suara, Sentil Tingkah Kekanak-kanakan Vinicius Jr
Klopp juga disebut berperan besar dalam membangun filosofi sepak bola terpadu di bawah bendera Red Bull.
Dalam wawancara sebelumnya, Klopp juga mengaku masih mampu melatih, tetapi ingin mencoba tantangan berbeda setelah meninggalkan Liverpool.
Ia menyebut peran barunya di Red Bull sebagai proses yang dibangun secara bertahap dan membuatnya merasa nyaman.
“Saya berada di tempat yang tepat dan tidak ingin berada di tempat lain,” kata Klopp.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan