Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, menolak tawaran uji coba yang diberikan oleh akademi PSS Sleman. Bima mengatakan sulit melakukan uji tanding melawan tim lokal dalam situasi pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-16 sedang menjalani training camp (TC) di Sleman, Yogyakarta. TC sudah berlangsung sejak 6 hingga 23 Desember 2020.
"Kami masih melihat situasi pandemi Covid-19 saat ini di Yogyakarta, yang tidak menentu, dan juga sumber lain dari berita yang beredar disini, sepertinya tidak memungkinkan kami mengadakan uji coba melawan tim atau klub lokal," kata Bima Sakti dikutip dari laman resmi PSSI, Sabtu (19/12/2020).
Sebagai gantinya, Timnas Indonesia U-16 akan mengadakan internal game. Dari internal game ini juga bisa diketahui mana kekurangan yang harus diperbaiki oleh para pemain Timnas Indonesia U-16.
"Jadi kita hanya mengadakan internal game secara mandiri. Yang pasti nanti dari setiap latihan dan internal game, kami selalu melakukan evaluasi," jelas Bima Sakti.
"Karena ada videonya dan kita selalu analisa bersama-sama dengan pemain melihat kekurangan dan apa yang harus diperbaiki dari tim ini," tambah mantan kapten Timnas Indonesia era 1990-an itu.
Pekan lalu, Garuda Asia --julukan Timnas Indonesia U-16 juga telah melakukan internal game. Di mana dari laga tersebut hanya terlahir satu gol yang dibuat oleh Aditiya Daffa Al Haqi, dari tim Putih.
"Ini gunanya kami adakan internal game di TC, untuk melihat sejauh mana para pemain sudah menyerap ilmu yang diberikan oleh tim pelatih," tutup mantan pemain Persiba Balikpapan itu.
Timnas Indonesia U-16 sedang dipersiapkan untuk menghadapi Piala Asia U-16 2020 yang dijadwalkan bergulir awal 2021. Pasukan Merah Putih berada di Grup D bersama Jepang, Arab Saudi, dan Cina.
Baca Juga: Incar Tempat Utama Timnas U-16, Pemain Berdarah Kanada Ini Siap Kerja Keras
Berita Terkait
-
Manajer PSS Sleman Ungkap Kondisi Pemain Jelang Lawan Persipura Jayapura
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
-
Jamu PSS Sleman, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Tak Semua Pemain Timnas Indonesia Hadir TC di Jakarta, Siapa yang Dicoret?
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle United: Duel Hidup Mati di Camp Nou!
-
Singkirkan Duo Pelatih Top, Cara Sempurna Alvaro Arbeloa Bungkam Kritik
-
Dewa United Angin-anginan, Jan Olde Riekerink Bakal Dipecat?
-
Bek Persib Bandung Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Play-off Piala Dunia 2026
-
Misi Raih Tiket Piala Dunia 2026: Bek Andalan Persib Jadi Tumpuan Irak di Laga Penentuan
-
Hajar Chelsea di Stamford Bridge, Buktik PSG Lebih Berkualitas
-
Bikin Luka untuk Borneo FC, Adam Alis Minta Maaf