Suara.com - Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers menyebut timnya tampil begitu dewasa saat mempecundangi tuan rumah Tottenham Hotspur asuhan Jose Mourinho dengan skor 2-0, dalam laga pekan ke-14 Liga Inggris 2020/2021 di Tottenham Hotspur Stadium, London, Minggu (20/12/2020) malam WIB.
Setelah memimpin lewat eksekusi penalti Jamie Vardy jelang turun minum, Leicester memasuki babak kedua dengan sebuah gol dari James Maddison yang belakangan dianulir karena VAR.
Kendati demikian, Leicester tetap sukses menggandakan keunggulannya ketika sundulan Vardy gagal diantisipasi Toby Alderweireld yang berakhir dengan gol bunuh diri bek Tottenham itu.
"Sungguh disayangkan. Dari gambar yang saya lihat, sepertinya sangat tipis, dan mungkin tak banyak orang yang protes jika gol Vardy disahkan," kata Rodgers seperti dilansir laman resmi Leicester.
"Tapi kami bisa menemukan kembali ketenangan walaupun sempat mendapati gol kami dianulir," ujarnya menambahkan.
Setelah unggul dua gol, Leicester lebih banyak di bawah tekanan Tottenham kendati tuan rumah tak mampu menciptakan peluang berarti.
Satu-satunya peluang berbahaya terjadi pada menit ke-71 ketika Son Heung-min melepaskan tembakan voli dalam situasi sepak pojok, yang bisa dimentahkan oleh kiper andalan Leicester, Kasper Schmeichel.
"Saya pikir kami mengendalikan babak kedua walau tak menguasai bola dan menciptakan situasi berbahaya ketika mendapat bola," ujar Rodgers.
"Kami memperlihatkan kedewasaan dalam mengendalikan pertandingan hari ini, sesuatu yang sangat memuaskan," pungkas eks pelatih Liverpool dan Celtic itu.
Baca Juga: Duh Mourinho, Sudah Kalah Masih Juga Rendahkan Tim Lawan
Kemenangan atas Tottenham di London Utara membuat Leicester melompat naik ke posisi kedua klasemen dengan koleksi 27 poin, memangkas keunggulan Liverpool di puncak jadi tersisa empat poin saja.
Leicester selanjutnya akan menjamu Manchester United dalam big match di King Power Stadium, dalam rangkaian Boxing Day Liga Inggris 2020/2021 pada Sabtu (26/12/2020) malam WIB.
Berita Terkait
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Wayne Rooney Sebut Viktor Gyokeres Jadi Faktor Penting Arsenal dalam Perburuan Gelar Ganda
-
Prediksi Manchester City vs Crystal Palace: The Citizens Wajib Menang Demi Kejar Arsenal
-
Pep Guardiola Yakin Omar Marmoush Punya Peran Penting untuk Manchester City
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia